Pedro Acosta Pancarkan Aura Berbeda di MotoGP 2024

Pedro Acosta Pancarkan Aura Spesial dan Berbeda di MotoGP 2024 - iMSPORT.TV

iMSPORT.TV – Pedro Acosta bakal menjadi satu-satunya pembalap yang membela tim Red Bull Gasgas Tech3 yang dinantikan debutnya di kelas MotoGP musim 2024.

Pembalap muda berusia 19 tahun itu, resmi diperkenalkan sebagai pembalap tim Red Bull Gasgas Tech 3 pada Senin (29/1). Pembalap asal Spanyol tersebut mengaku tidak memiliki ekspektasi terlalu tinggi, dan ingin menikmati debutnya di kelas premier.

Saya tidak ingin memikirkan hasil saat ini. Saya hanya punya satu hari mengendari motor dan ini bukan waktunya membicarakan hasil atau target karena itu tidak realistis,” kata Acosta.

Kehadiran Acosta di kelas premier MotoGP 2024 sebagai pengganti Pol Espargaro, yang digeser ke program tes KTM, meski ‘Polyccio’ masih memiliki kontrak setahun lagi dengan Gasgas Tech 3 di kelas para raja.

Acosta diprediksi bakal menyajikan performa apik di MotoGP 2024. Mengingat penampilan eksplosifnya di kelas kelas yang lebih ringan (Moto2, Moto3).

Bergabungnya Acosta di tim balap Red Bull GASGAS Tech3, akan menjadi rekan satu tim Augusto Fernandez musim 2024. Sama seperti Acosta, Fernandez merupakan pembalap muda yang mengakui banyak hal baru yang siap untuk dipelajari bersama tim.


Pedro Acosta Pancarkan Aura Spesial dan Berbeda di MotoGP 2024

Manajer tim Red Bull GASGAS Tech3 Nicolas Goyon mengatakan, perubahan yang dialami sepanjang 2023 menjadi bekal mengarungi musim 2024, yang tentu saja lebih kompetitif.

Menurut Nicolas, format balapan akan lebih menantang, terutama bagi pembalap seperti Acosta yang baru saja naik kelas. Tentu saja, penting untuk para pembalap mempelajari secara lebih detail.

“Bagi saya, Line-up Red Bull GASGAS Tech3 2024 akan semakin dekat dengan para penggemar. Kedua pembalap tersebut masih muda dan kami tahu ini adalah target utama GASGAS, untuk menghubungkan dan menggairahkan semua orang yang menonton MotoGP,” pungkas Nicolas Goyon.

Acosta menjadi pembalap muda sukses dengan meraih gelar juara dunia Moto2 2023, di tahun keduanya. Pada 2022, Acosta telah menyajikan performa spektakuler, meski pada akhirnya harus mengakhiri peringkat kelima, akibat cedera paha yang dialaminya.

Selain itu, Acosta menjadi pembalap termuda di grand Prix MotoGP 2024, baru akan berulang tahun ke-20, pada 25 Mei 2004. Sedangkan, dua rider termuda lainnya adalah Raul Fernandez (22 tahun) dan Fabio Quartararo (24 tahun).

Acosta akan menggunakan nomor balap 31, karena nomor yang identik dengannya telah dipakai oleh tandem Augusto Fernandez. Keduanya juga pernah bertandem di Red Bull KTM Ajo Moto2 pada 2022.

Jika berhasil meraih kemenangan dalam 11 seri pertama musim ini, maka Acosta akan menjadi pemenang termuda dalam sejarah GP500/MotoGP, mematahkan rekor Marc Marquez yang memenangi MotoGP Austin 2013 dalam usia 20 tahun 63 hari.

(mir)

Baca juga :