Bikin Bangga! Rio Waida, Atlet Surfing Indonesia, Prestasinya Segudang!

Bikin Bangga! Rio Waida, Atlet Surfing Indonesia, Prestasinya Segudang! - iMSPORT.TV

iMSPORT.TV – Indonesia telah meloloskan enam atletnya ke Paris, Prancis, selain Rio Waida ada Arif Dwi Pangestu dan Diananda Choirunisa dari cabang panahan. Juga Desak Made Rita dan Rahmad Adi (panjat tebing), Rifda (senam), serta atlet menembak Fathur Gustafian. Olimpiade 2024 Paris, akan berlangsung pada tanggal 26 Juli – 11 Agustus 2024.

Surfer Indonesia, Rio Waida, menjadi atlet Indonesia ketujuh yang meraih tiket Olimpiade 2024 Paris. Kepastian itu diperoleh setelah dirinya tampil di International Surfing Association (ISA) World Surfing Games 2024 di Arecibo, Puerto Rico.

Rio Waida's Chances For The 2024 Paris Olympics Are Still Open Despite Failing To Achieve Gold At The 2022 ISA World Surfing Games

Atlet asal Bali itu lolos ke Paris setelah menempati urutan kedua babak repechage 10 dengan 10,93 poin. Sebelumnya, hanya surfer yang berada di posisi tiga besar repechage 12 yang dipastikan dapat tiket Olimpiade. Tapi, pada babak kualifikasi sebelumnya, ada dua wakil dari satu negara yang lolos. Jadi, tersisa 4 tiket dan diberikan kepada peselancar terbaik yang lolos ke repechage 10.

Di ISA World Surfing Games 2024 di Arecibo, Puerto Rico, selain Rio Indonesia mengirim tiga atlet lainnya yaitu I Ketut Agus Aditya Putra, Dhany Widianto, dan Jasmine Michelle Studder.

Meski Rio sudah dapat tiket Olimpiade 2024, tapi dia harus melanjutkan kompetisi ke babak 11 repechage. “Sangat luar biasa dan sangat indah, dan jadi alasan kenapa saya ikut kejuaraan ini,” ujar Rio.

Nama Rio Waida mungkin belum begitu familiar bagi masyarakat Indonesia. Namun, Rio Waida mulai jadi sorotan saat berlaga pada Olimpiade Tokyo tahun 2020. Rio jadi pembawa bendera merah putih dan memimpin puluhan atlet Indonesia lainnya di acara pembukaan.

Rio Waida Lolos ke Olimpiade Tokyo - Indonesia Olympic Commitee

Rio berpartisipasi di Olimpiade Tokyo 2020, sayangnya langkahnya terhenti di babak 16 besar. Namun berkat dirinya, surving jadi olahraga yang dikenal kalangan masyarakat.

Lantas siapakah Rio Waida?
Rio Waida kelahiran 25 Januari 2000 di Saitama Jepang, putra pasangan Muhammad Zaini dan Kaoru Waida. Darah Jepang diturunkan dari keluarga ibunya.

Bikin Bangga! Rio Waida, Atlet Surfing Indonesia, Prestasinya Segudang!

KONTRAK RIO WAIDA BERLANJUT DENGAN QUIKSILVER

Pada usia 5 tahun, Rio datang ke Indonesia. Tapi Rio kecil, sangat takut sama ombak dan laut. Kini ombak dan laut justru jadi sobat karib, bahkan mengantarnya menjadi atlet profesional.

Rio Waida, memulai karir di dunia selancar di usia 14 tahun. Dia pernah tampil di kejuaraan Jepang, juga sempat memperoleh sertifikasi profesional dari Federasi Selancar Profesional Jepang.

Atas kerja kerasnya, Rio sudah menyabet berbagai prestasi sebagai peselancar muda. Seperti di usia 16 tahun, ia menjuarai Quicksilver Young Guns Surf dan dapat hadiah sebesar USD 10.000 serta sponsor dari Quicksilver. Usia 17 tahun, Rio jadi juara pertama kejuaraan Asia dalam rangkaian kualifikasi tur kejuaraan terbaik dunia.

Pada usia 17 tahun (2017), Rio mengumpulkan beberapa prestasi diantaranya, menyabet gelar juara seperti, juara pertama World Surfing League (WSL), Juara ketiga Taiwan Open 2017, Juara ketiga Ise Shima Pro Junior 2017, Juara pertama Hello Pacitan, Juara kedua Komune Bali Pro dan Juara kedua NIB Pro Junior.

Tahun berikutnya (2018), Rio meraih posisi pertama pada Billabong series, juara pertama Ise Shima Pro Junior, juara ketiga Taiwan Open World Junior Championship dan juara kedua Kuri Pro.

Tahun 2019, ia menduduki posisi kedua SEA Games, juara ketiga White Buffalo Hyuga Pro, juara dua Murasaki Shonan Open. Pada 2020 ia berada di posisi pertama Sydney Surf Pro.

Saat ini, Rio menjadi satu-satunya peselancar Indonesia yang berlaga di WSL Championship Tour, bersaing dengan peselancar terbaik dunia lainnya. Prestasi Rio kian hari makin menanjak, terbukti dengan dia berada di peringkat 10 besar dunia.


Berikut ini sederet prestasi Rio Waida yang telah mengharumkan nama Indonesia.

2016:
Posisi pertama Quiksilver Young Guns Surf 2016

2017:
Posisi pertama World Surfing League (WSL) Asia 2017
Posisi ketiga Taiwan Open 2017
Posisi ketiga Jeep International Hainan Surfing Open 2017
Posisi ketiga Ise Shima Pro Junior 2017
Posisi pertama Hello Pacitan Pro 2017
Posisi kedua Komune Bali Pro 2017
Posisi kedua NIB Pro Junior 2017

2018:
Posisi pertama Billabong Junior Series Ballito 2018
Posisi pertama Ise Shima Pro Junior 2018
Posisi ketiga Taiwan Open World Junior Championship 2018
Posisi kedua Kuri Pro 2018

2019:
Posisi kedua SEA Games 2019
Posisi ketiga White Buffalo Hyuga Pro 2019
Posisi kedua Murasaki Shonan Open 2019

2020:
Posisi pertama Sydney Surf Pro 2022.

(adm/mir)

Lainnya :