
iMSPORT.TV – Turnamen bulu tangkis Super 500 Kumamoto Masters 2025 telah tuntas digelar. Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengamankan posisi runner-up Kumamoto Masters 2025.
Dalam babak final yang berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Minggu, Gregoria Mariska harus mengakui ketangguhan tunggal Thailand Ratchanok Intanon dua gim langsung, skor 16-21, 20-22. Hasil ini memperbesar keunggulan Intanon dalam rekor pertemuan keduanya
Grego mengaku bahwa banyak hal positif yang bisa dipetik dari turnamen kali ini karena menunjukkan sinyal yang jauh lebih baik dengan menempati podium.
“Tetap mengucap syukur bisa kembali ke podium walaupun ini bukan hasil yang terbaik yang bisa saya raih. Banyak hal positif yang bisa diambil dari Kumamoto Masters tahun ini dan saya juga cukup senang dengan performa tadi,” kata Gregoria Mariska Tunjung dikutip dari PBSI.
Pebulu tangkis berusia 26 tahun ini mengungkapkan bahwa bisa mencapai final merupakan sebuah keberuntungan karena beberapa bulan terakhir menjalani hasil yang kurang memuaskan.
Thailand, menjadi juara umum dengan meraih dua gelar melalui ganda campuran Dechapol Puavaranukroh / Supissara Paewsampran dan tunggal putri Ratchanok Intanon.
Puavaranukroh / Paewsampran yang menjadi unggulan pertama menjadi pemenang setelah mengalahkan unggulan kedua Thom Gicquel / Delphine Delrue dari Prancis dengan skor 21-18, 14-21, 21-18. Duel kedua pasangan ini berlangsung selama 1 jam 9 menit di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, Minggu, 16 November 2025.
Sementara, tuan rumah yang memiliki empat wakil hanya bisa mendapatkan satu gelar dari tunggal putra, yang memang sudah dipastikan setelah terjadinya perebutan gelar sesama pemain Jepang.
Kodai Naraoka yang menjadi unggulan keempat menjadi pemenang dengan menaklukkan unggulan keenam Kenta Nishimoto dengan skor 21-11, 10-21, 21-15. Duel yang berlangsung selama 1 jam 13 menit ini menjadi partai penutup dari rangkaian laga final.
Usai dengan Kumamoto Masters, para atlet bulu tangkis sudah dihadang event HSBC BWF World Tour Finals 2025. Pelaksanaan HSBC BWF World Tour Finals 2025 yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 10-14 Desember (Pekan ke-50), kini digelar satu pekan lebih lambat, yakni pada 17-21 Desember 2025 (Pekan ke-51).
Meski ada perubahan tanggal pelaksanaan, BWF memastikan bahwa turnamen terakhir yang menjadi kesempatan para atlet untuk mengumpulkan poin dalam klasemen HSBC Race to Finals tetap tidak berubah. Turnamen tersebut adalah SATHIO GROUP Australian Open 2025, yang akan berlangsung pada 18-23 November.
Daftar pemain yang lolos dan diundang untuk mengikuti HSBC BWF World Tour Finals 2025, akan diumumkan pada Selasa, 25 November 2025.
Sesuai ketentuan, perhitungan poin menuju Final didasarkan pada 14 hasil terbaik yang diraih oleh seorang pemain atau pasangan ganda selama periode kualifikasi dari rangkaian turnamen BWF World Tour.
- Italia dibungkam Norwegia! Ini Daftar 32 Negara lolos ke Piala Dunia 2026
- Ternyata Ini Alasan Indra Sjafri pilih Ivar Jenner jadi Kapten Timnas Indonesia
Kumamoto Masters 2025 : Gregoria Mariska Amankan Runner-up, Berlanjut ke BWF World Tour Finals 2025
Untuk musim 2026, periode klasemen HSBC Race to Finals akan dimulai dari Syed Modi India International 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada 25-30 November 2025, dan akan ditutup dengan Hong Kong Open 2026 pada 17-22 November 2026.
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, menambah daftar terbaru pebulu tangkis yang lolos ke BWF World Tour Finals 2025, Sabtu (15/11/2025).
Putri Kusuma Wardani atau akrab disapa Putri KW dipastikan lolos BWF World Tour Finals 2025 bersamaan dengan hasil pertandingan semifinal Kumamoto Masters 2025 yang saat ini berlangsung.
Putri KW memang absen di Kumamoto Masters 2025, namun hasil pertandingan dari pemain lain mampu menentukan kelolosannya ke BWF World Tour Finals 2025.
Kelolosan Putri KW ke BWF World Tour Finals 2025 ada campur tangan rekan senegaranya, yakni Gregoria Mariska Tunjung.
Di Kumamoto Masters 2025, Jepang, Gregoria berhasil mengalahkan pemain Taiwan, Chiu Pin-Chian, dengan skor 21-16 dan 21-14. Kemenangan ini tak hanya membuat Gregoria lolos final Kumamoto Masters 2025, tapi juga membantu Putri KW mengamankan tiket untuk bisa tampil di BWF World Tour Finals 2025.
Putri KW akan bersaing dengan enam pemain lainnya yang telah lolos duluan, yakni Akane Yamaguchi (Jepang), An Se-young (Korea Selatan), Wang Zhi Yi (China), Han Yue (China), Pornpawee Chocuwong (Thailand), dan Tomoka Miyazaki (Jepang).
Sedangkan satu tiket tersisa masih akan diperebutkan Ratchanok Intanon (Thailand) dan Chiu Pin-Chian (Taiwan). Dengan lolosnya Putri KW, maka untuk sementara ini Indonesia punya tiga wakil yang akan bersaing di BWF World Tour Finals 2025.
Putri KW menyusul tunggal putra Jonatan Christie dan ganda putra Sabar Karyaman/Reza Pahlevi.
Jonatan Christie, dipastikan lolos BWF World Tour Finals 2025 berkat kekalahan yang dialami wakil Singapura, Loh Kean Yew, di babak perempat final Kumamoto Masters 2025, Jumat (14/11/2025).
Sedang Sabar/Reza otomatis lolos BWF World Tour Finals 2025 setelah menembus semifinal Hylo Open 2025 yang dihelat akhir Oktober lalu.
(adm/amr)
Berita Menarik Lainnya :
