FIFA sebut Dokumen Tujuh Pemain Naturalisasi Malaysia Palsu

FIFA sebut Dokumen Tujuh Pemain Naturalisasi Malaysia Palsu

iMSPORT.TV – FIFA resmi mengonfirmasi dokumen tujuh pemain naturalisasi Malaysia palsu. FIFA juga mengungkap tiga nama yang menjadi biang dari skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi timnas Malaysia.

Komite Banding FIFA mengeluarkan pernyataan resmi mengenai faktor-faktor penolakan banding yang diajukan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.

Ketujuh pemain naturalisasi yang terbukti melakukan pemalsuan dokumen, yaitu Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomás Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

Setelah mendapatkan akta kelahiran asli, FIFA menemukan bahwa dokumen tersebut adalah ‘kelahiran authentic’ dan terdapat perbedaan signifikan yang didefinisikan sebagai ‘kelahiran contrast’,” tulis Media Malaysia Astro Arena mengungkap isi surat Komite Banding FIFA untuk FAM pada Selasa (18/11). Dilansir dari CNNindonesia.

Kesimpulannya tetap bahwa dokumen-dokumen tersebut palsu dan digunakan untuk menghindari persyaratan kelayakan para pemain,” tulis Astro Arena menambahkan.

FIFA menekankan bahwa ini merupakan pelanggaran yang jelas terhadap Pasal 22 Kode Disiplin FIFA, yang mengatur pemalsuan dan penggunaan dokumen palsu dalam sepak bola.

FIFA sebut Dokumen Tujuh Pemain Naturalisasi Malaysia Palsu

Komite Disiplin FIFA sebelumnya telah menjatuhkan sanksi kepada FAM berupa denda sebesar CHF 350.000 atau sekitar Rp7,3 miliar. Serta hukuman kepada tujuh pemain tersebut, dengan larangan berpartisipasi dalam seluruh aktivitas sepak bola selama 12 bulan, dan denda sebesar CHF 2.000 atau sekitar Rp41,8 juta.

FIFA juga dikabarkan mengungkap tiga biang skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi timnas Malaysia, yang melibatkan agen pemain dan pengurus Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Dikutip dari New Straits Time, tiga nama yang menjadi sosok penting dalam skandal pemalsuan dokumen tujuh pemain asing itu ditulis FIFA dalam laporan setebal 63 halaman.

Ketiga orang itu adalah Nicolas Puppo, Frederico Moraes, dan Datuk Noor Azman Rahman.

Puppo dan Moraes dinyatakan terlibat dalam penyusunan dokumen kelayakan yang dipastikan palsu. Sementara Azman Rahman telah lebih dulu dijatuhkan skorsing oleh FAM yang membentuk panel independen untuk melakukan penyelidikan internal.

Source CNNIndonesia

(amr/adm)

Berita Menarik Lainnya :