
iMSPORT.TV – Perjuangan tim Muaythai Indonesia di Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 harus terhenti di babak perempat final. Meski belum berhasil melangkah lebih jauh, para petarung Garuda tetap tampil berani dan menunjukkan semangat juang tinggi di The Promenade Sports Boulevard, Riyadh, Rabu (13/11/2025)
Petarung putri Angelina Runtukahu yang turun di kelas 50–55kg membuka langkah Indonesia dengan kemenangan gemilang atas wakil tuan rumah, Dana Algussein (Arab Saudi), lewat skor 20–18 di babak 16 besar. Namun, perjalanannya terhenti di perempat final setelah kalah dari Zineb Bouhmada (Uni Emirat Arab) karena tidak dapat melanjutkan ronde pertama saat tertinggal 9–10.
“Pertandingan pertama berat sekali, apalagi udara di sini sangat kering dan bikin susah bernapas. Lawan punya power besar, tapi saya bersyukur bisa menang di laga pembuka. Di babak berikutnya saya sudah berusaha maksimal mungkin memang belum rezeki kali ini,” ujar Angel, atlet asal Manado yang telah menekuni Muaythai sejak 2018.

ISG 2025 : Petarung Muaythai Indonesia Curi Perhatian
Sementara dari sektor putra, Ardiansyah (kelas 70–75kg) membuka kiprahnya dengan kemenangan walk over (WO) atas atlet Malaysia, Ammarul Shafiq bin Ubaidillah, di babak 16 besar. Sayangnya, langkahnya terhenti usai kalah tipis 27–30 dari Mohammed Yousuf Jahangir (Afghanistan) dalam perebutan tiket semifinal.
“Alhamdulillah saya sudah kasih yang terbaik. Fisik cukup baik, tapi teknik dan jam tanding masih perlu saya tingkatkan untuk event berikutnya,” kata Ardiansyah.

Sementara di kelas 55–60kg putri, Antonia Bui Ola yang langsung melangkah ke perempat final, juga harus mengakhiri perjuangan setelah kalah tipis 28–29 dari Soha Alfar (Arab Saudi).
Meski belum membawa pulang medali, tim Muaythai Indonesia tetap menuai apresiasi berkat performa pantang menyerah mereka.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
