M Yasin Sumbang Emas ke-10 Tim Angkat Besi Indonesia
“Ya, kita sudah mengantongi 10 medali emas , 6 perak dan 1 perunggu. Jumlah 10 emas itu karena M Faathir yang turun di kelas remaja meraih 3 emas dan tambahan 3 emas lai karena prestasi yang dicapainya melampaui prestasi lifter junior di kelas yang sama,” kata Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Olimpiade,
Dirdja Wihardja sembari menyebut jumlah perolehan medali kemungkinan bisa bertambah karena masih ada lifter yang masih belum tampil.
Munculnya lifter-lifter junior tangguh ini tidak terlepas dari keberanian PB PABBSI pimpinan Rosan P Roeslani merekrut mereka dalam pelatnas. Seperti Windy Cantika yang berusia 19 tahun meraih dua emas dan memecahkan rekor dunia pada SEA Games XXX Filipina 2019 dan meraih tiga emas pada Kejuaran Angkat Besi Junior Asia 2020. Begitu juga M Faathir membuat kejutan dengan meraih tiga medali emas sekaligus memecahkan dua rekor dunia pada Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia 2020. “Di Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia ini sudah lahir the next generation yang bakal diandalkan pada event SEA Games, Asian Games maupun Olimpiade ke depan,” ujar Dirdja Wihardja. Dia juga menyebutkan prestasi yang dicapai M Faathir dan Windy Cantika Aisah tidak instan. Mereka dibina dalam pelatnas bersama-sama lifter senior Eko Yuli Irawan dan kawan-kawan.“Fathir dan Windy Cantika Aisah itu sudah bergabung saat Pelatnas Asian Games 2018. Saat itu, kita memang sengaja merekrut mereka agar merasakan atmosfir dalam pelatnas,” jelasnya.
Penulis: Azhary Nasution