“Kami sangat prihatin dengan laporan ini, korupsi yang terjadi berkisar pada anti-doping dan tata kelola,” kata Presiden IOC Thomas Bach dalam konferensi pers virtual seperti dikutip Reuters, Kamis, 11 Juni 2020.Tindakan yang menyalahi aturan itu termasuk pembelian suara, menutupi kasus doping dan dana sebesar 10,4 juta dolar AS (Rp145 miliar) yang tak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya. Meski begitu, Ajan membantah telah berbuat salah.
iMSPORT.TV – Angkat besi terancam tidak bisa diikutkan dalam Olimpiade berikutnya jika investigasi yang sedang berlangsung ke Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) mengungkapkan korupsi akut, demikian disampaikan Komite Olimpiade Internasional (IOC).
IWF diketahui sedang menghadapi masalah korupsi, yang dikatakan telah berlangsung selama puluhan tahun, didalangi oleh mantan presiden IWF, Tamas Ajan, dalam sebuah laporan Independen pada pekan lalu.
