Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Viral! ART di Rumah Cristiano Ronaldo, dari Indonesia!

iMSPORT.TV – Siapa yang tidak ingin jumpa dengan Cristiano Ronaldo? Pasti semua ingin ketemu dan foto bersama.

Bahkan jadi asisten rumah tangganya (ART) pun rela….

Seperti apa yang dialami Pipit Sriati, yang Selamat sang mega bintang sepak bola tinggal di Arab Saudi, perempuan asal Indonesia ini, bekerja untuk sang superstar dunia itu, dan menjadi viral di media sosial setelah membagikan kisah hidupnya.

Ia mengaku gaji yang diterimanya amat fantastis, tetapi tanggung jawab dan profesionalisme tetap menjadi fokus utama pekerjaannya.

Pipit, yang kini berusia 47 tahun, menceritakan bagaimana ia harus menyesuaikan diri dengan budaya Arab dan lingkungan kerja, yang menuntut ketelitian tinggi.

Kalau sepuluh tahun lalu ada yang bilang aku bakal tinggal di Riyadh dan digaji hampir 100 juta sebulan cuma buat beresin rumah, mungkin aku bakal tertawa sambil terus memeras cucian.

Tapi hidup memang penuh kejutan,” katanya, mengutip akun Instagram Harry Suwondo, Minggu 28 Desember 2025.

Meski awalnya merasa takut, ia merasa semua kelelahan hilang begitu melihat angka gaji yang diterimanya, yang mencapai hampir 100 juta rupiah per bulan!

Bekerja untuk keluarga Ronaldo bukan soal capek fisik, tapi soal ketelitian,” jelas Pipit.

Ia menambahkan bahwa, disiplin menjadi hal yang utama di rumah megah sang pesepakbola.

Jam 5 pagi sudah menjadi rutinitasnya untuk memastikan semua tertata rapi, yang dilansir dari Fajar co id.

Viral! ART di Rumah Cristiano Ronaldo, dari Indonesia!

Viral! ART di Rumah Cristiano Ronaldo, dari Indonesia!

Selain pekerjaan rumah, Pipit juga memuji keramahan Georgina Rodriguez, istri Cristiano, serta anak-anak mereka, yang sopan dan selalu berterima kasih atas bantuannya.

Meskipun pekerjaan ini tampak sederhana, ia menekankan bahwa kerahasiaan dan profesionalisme menjadi alasan gaji tinggi yang diterimanya.

Dengan penghasilannya, Pipit berhasil membangun rumah untuk keluarganya di kampung halaman, membeli sawah, dan menabung untuk masa tua.

Aku bukan sekadar pembantu, aku adalah bagian dari sistem yang mendukung atlet terbaik dunia tetap nyaman di rumahnya,” ungkap Pipit.

Bagi Pipit, pengalaman bekerja di Arab Saudi adalah anugerah terbesar dalam hidupnya.

Arab Saudi bukan lagi sekadar padang pasir bagiku, tapi tempat di mana mimpi tua-ku menjadi nyata,” tambahnya.

(adm/amr)

Berita Menarik Lainnya :