Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

FPTI Tahan Diri Bidding Tuan Rumah World Climbing Series 2026

iMSPORT.TV –  Kalender World Climbing Series 2026 resmi lengkap total terdapat 13 seri dalam World Climbing Series tahun ini, yang mencakup tiga disiplin utama: boulder, lead, dan speed.

Musim 2026 akan dibuka di Keqiao pada 1–3 Mei dengan nomor boulder. Kompetisi kemudian bergeser ke Wujiang pada 8–10 Mei untuk melombakan disiplin lead dan speed.

Dari 13 series, memang tidak ada tanding di Indonesia. Karena Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menahan diri untuk melakukan penawaran (bidding) menjadi tuan rumah World Climbing Series 2026, menyusul munculnya dinamika dan sensitivitas internasional, setelah polemik penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik 2025 di Jakarta.

Ketua Umum FPTI Yenny Wahid menegaskan, langkah tersebut bukan karena Indonesia kehilangan minat atau kapasitas sebagai penyelenggara ajang dunia, melainkan bentuk kehati-hatian agar olahraga panjat tidak ikut terdampak persoalan di luar teknis olahraga.

Imbas dari kejuaraan senam tahun lalu yang menjadi isu sensitif di publik, tahun ini kami tidak ikut bidding. Ya, rencana semula mau ikut. Kami melihat dahulu perkembangannya ke depan. Semoga tahun depan bisa menjadi tuan rumah,” kata Yenny kepada ANTARA via pesan instan di Jakarta, Rabu.

FPTI Tahan Diri Bidding Tuan Rumah World Climbing Series 2026

Sejak 2022, Indonesia tercatat rutin hadir sebagai tuan rumah seri World Cup panjat tebing dan menjadi salah satu destinasi penting dalam kalender internasional.

Namun situasi global dan konsekuensi dari polemik sebelumnya membuat FPTI memilih fokus menjaga stabilitas pembinaan atlet.

Polemik yang dimaksud merujuk pada Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik 2025 di Jakarta, ketika Pemerintah Indonesia menolak memberikan visa kepada atlet Israel sebagai bentuk sikap politik terhadap agresi Israel di Gaza.

Keputusan tersebut memicu reaksi internasional, termasuk sanksi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC), meski Federasi Senam Internasional (FIG) mendukung langkah Indonesia dan menyebut keputusan visa berada dalam kewenangan pemerintah.

Sementara World Climbing resmi menyatakan kalender World Climbing Series 2026 telah rampung dengan total 13 seri yang mencakup disiplin boulder, lead, dan speed.

Empat seri di antaranya akan digelar di China, yakni Keqiao, Wujiang, Guiyang, dan Chongqing.

Musim 2026 akan dibuka di Keqiao pada 1–3 Mei untuk nomor boulder, berlanjut ke Wujiang pada 8–10 Mei yang mempertandingkan lead dan speed.

Paruh akhir musim di China diisi dua seri speed beruntun di Guiyang dan Chongqing pada September.

Rangkaian kompetisi kemudian berlanjut ke Eropa, Amerika Serikat, hingga Amerika Selatan, dengan seri penutup dijadwalkan berlangsung di Santiago, Chile, pada akhir Oktober.

World Climbing juga masih membuka peluang penambahan satu seri World Climbing Para Series.

(adm/amr)

Berita Olahraga Lainnya :