Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Michael Carrick, Pelatih MU Pengganti Amorim

iMSPORT.TV – Michael Carrick telah resmi ditunjuk sebagai pelatih interim Manchester United hingga akhir musim 2025/2026, usai pemecatan Ruben Amorim pada Senin (5/1).

Keputusan Manchester United menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala sementara hingga akhir musim, punya cerita tersendiri dalam prosesnya.

Keputusan itu mengandung rangkaian pertimbangan strategis yang melibatkan struktur manajemen baru klub, evaluasi mendalam atas performa sebelumnya, serta kebutuhan mendesak akan stabilitas di tengah musim yang berjalan tidak ideal karena pemecatan di tengah jalan.

Proses ini dimulai dua hari setelah pemecatan Ruben Amorim, yang mengakhiri masa jabatannya dengan catatan kemenangan 38,1 persen, terendah bagi manajer Manchester United di era Liga Inggris.

Penunjukan Carrick menjadi sorotan utama di dunia sepak bola, mengingat statusnya sebagai salah satu legenda klub sekaligus pelatih yang sedang naik daun.

Michael Carrick, Pelatih MU Pengganti Amorim

Carrick lahir pada 28 Juli 1981 di Wallsend, Inggris. Ia memulai karier sepak bolanya di akademi Wallsend Boys Club sebelum pindah ke West Ham United pada 1997. Dari sana, ia menjalani masa peminjaman di Swindon Town dan Birmingham City, sebelum kembali menembus skuad utama West Ham.

Kariernya semakin bersinar setelah pindah ke Tottenham Hotspur pada 2004, sebelum akhirnya bergabung dengan Manchester United pada tahun 2006.

Sebagai pemain, Carrick dikenal sebagai gelandang bertahan dengan kemampuan passing dan visi permainan yang luar biasa, menjadikannya salah satu gelandang terbaik di generasinya.

Selama 12 musim di Old Trafford, ia mencatatkan lebih dari 300 penampilan dan memenangkan banyak trofi besar termasuk 5 gelar Premier League, Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Dunia Antarklub. Ia juga sempat menjadi kapten tim MU sebelum pensiun pada 2018.

Setelah gantung sepatu, Carrick langsung beralih ke dunia kepelatihan dan bergabung sebagai asisten pelatih MU, di bawah beberapa manajer, termasuk José Mourinho dan Ole Gunnar Solskjær. Pada 2021,

ia pernah menjalani tugas singkat sebagai karteker manager MU, memimpin tim di tiga pertandingan dengan catatan tak terkalahkan sebelum Ralf Rangnick mengambil alih.

Carrick kemudian mendapat pengalaman melatih penuh sebagai manajer Middlesbrough di Championship (2022 – 2025), dan memperlihatkan gaya permainan yang lebih dominan penguasaan bola.

Meski akhirnya dipecat setelah klub gagal mencapai target promosi, perjalanan Carrick di sana dianggap sebagai batu loncatan penting dalam karier kepelatihannya.

Kini, Carrick kembali ke Old Trafford dengan membawa misi yang lebih besar yakni, membantu MU bisa finis di zana papan atas Liga Inggris.

(adm/amr)

Berita Olahraga Lainnya :