Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mohamed Salah Resmi Tinggalkan Liverpool

iMSPORT.TV – Bintang Liverpool, Mohamed Salah resmi memastikan meninggalkan Liverpool pada akhir musim ini. Salah telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kebersamaannya selama sembilan tahun mengenakan jersey The Reds.

Salah mengumumkan perpisahan melalui akun Instagram pribadinya @mosalah.

Halo semuanya, sayangnya hari itu sudah tiba. Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya. Saya akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim. Saya ingin mulai mengatakan itu. Saya tidak pernah membayangkan betapa klub ini, kota ini, dan orang-orang ini meninggalkan kesan mendalam dan menjadi bagian hidup saya,” kata Salah.

Liverpool bukan sekadar klub sepak bola, melainkan gairah, sejarah, semangat, yang tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya melanjutkan.

Sejak didatangkan dari AS Roma pada 2017, Salah menjelma menjadi ikon The Reds. Ia mencatatkan 255 gol dari 435 penampilan dan mempersembahkan tujuh trofi utama, yakni Premier League 2019/2020 dan 2024/2025 serta Liga Champions 2018/2019 jadi pembuktian selain Piala FA 2021/2022, Piala Liga 2021/2022, UEFA Super Cup 2019, dan FIFA Club World Cup 2019.

255 gol yang berhasil dicetak bomber asal Mesir itu untuk Liverpool, dan menjadi top skor ketiga sepanjang masa di bawah Ian Rush (346 gol) dan Roger Hunt (285 gol).

Pemain 33 tahun itu tercatat memiliki 189 gol dan 92 assist yang membuatnya menjadi pemain dengan kontribusi keterlibatan gol tertinggi di Premier League untuk Liverpool.

Mohamed Salah Resmi Tinggalkan Liverpool

Kami merayakan kemenangan. Kami meraih trofi-trofi penting, dan kami berjuang bersama melewati masa-masa sulit dalam hidup kami. Saya ingin berterima kasih kepada semua yang pernah menjadi bagian dari klub ini selama saya berada di sini, khususnya kepada pemain-pemain di masa lalu dan sekarang,” ucap Salah.

Kepada fans, saya tidak bisa menyampaikannya dalam kata-kata. Dukungan yang Anda berikan kepada saya selama masa terbaik dalam karier saya dan kalian selalu berada di sisi saya dalam saat-saat tersulit. Itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan dan sesuatu yang akan selalu saya kenang,” tukasnya.

Namun, keputusan berpisah ini juga memunculkan pertanyaan besar, apakah ini waktu yang tepat? Di usia 33 tahun, Salah memang tidak lagi berada di puncak performa seperti beberapa musim lalu, tetapi pengaruhnya di dalam dan luar lapangan masih sangat signifikan. Kehilangan sosok seperti Salah berpotensi meninggalkan lubang besar, baik secara teknis maupun emosional bagi tim.

Di sisi lain, perpisahan ini bisa menjadi awal fase baru bagi Liverpool untuk melakukan regenerasi. Tantangannya adalah menemukan sosok yang mampu mengisi atau setidaknya mendekati peran besar yang selama ini diemban Salah. Karena pada akhirnya, menggantikan pemain hebat mungkin bisa, tetapi menggantikan legenda adalah cerita yang berbeda.

(amr/adm)

Berita Olahraga Lainnya :