iMSPORT.TV – Hasil undian Badminton Asia Championships 2026 langsung menghadirkan tekanan bagi wakil Indonesia, terutama di sektor tunggal putra. Jonatan Christie sebagai unggulan ketiga harus menghadapi Leong Jun Hao, sementara Alwi Farhan ditantang Justin Hoh. Duel melawan Malaysia sejak babak awal jelas bukan undian ideal, mengingat rivalitas dan karakter permainan yang kerap menyulitkan.
Tim bulu tangkis Indonesia tampil dengan kekuatan penuh pada turnamen yang akan berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center, Tiongkok, pada 7-12 April. 17 Wakil yang dikirim ke Badminton Asia Championships (BAC) 2026 terdiri dari tiga tunggal putra, dua tunggal putri, serta masing-masing empat pasangan di sektor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Di sektor lain, tantangan bahkan terlihat lebih berat. Putri Kusuma Wardani memang mendapat lawan dari jalur kualifikasi, tetapi potensi kejutan tetap terbuka. Sementara di ganda putri, pasangan muda Indonesia langsung dihadapkan pada ujian ekstrem menghadapi unggulan pertama asal China, yang menandakan jurang kualitas masih menjadi pekerjaan rumah.
Hasil Drawing BAC 2026: Jojo dan Alwi Hadapi Malaysia
Sektor ganda putra dan campuran juga tidak lepas dari tekanan. Beberapa pasangan Indonesia harus berjumpa lawan tangguh dari Thailand, Jepang, hingga Hong Kong. Ini menunjukkan bahwa jalan menuju podium di BAC 2026 tidak akan mudah, bahkan sejak babak pertama.
Hasil Undian Babak Pertama Kejuaraan Asia 2026
Tunggal Putra
Jonatan Christie vs Leong Jun Hao
Alwi Farhan vs Justin Hoh
Mohammad Zaki Ubaidillah (Kualifikasi Grup A)
Tunggal Putri
Putri Kusuma Wardani vs pemenang Grup D (kualifikasi)
Thalita R. Wiryawan (Kualifikasi Grup B)
Ganda Putra
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi vs pemenang Grup D (kualifikasi)
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju (Korea Selatan)
Sabar Karyaman Gutama/Mohamad Reza Pahlevi vs Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai (Hong Kong)
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Pharanyu Kaosamaang/Tanadon Punpanich (Thailand)
Ganda Putri
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Liu Sheng Shu/Tan Ning (China)
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs pemenang Grup C (kualifikasi)
Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum vs Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (Taiwan)
Isyana Syahira/Rinjani K. Nastine vs Rui Hirokami/Sayaka Hobara (Jepang)
Ganda Campuran
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Akira Koga/Natsu Saito (Jepang)
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti vs Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand)
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil vs Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong)
Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan).
Dengan komposisi undian seperti ini, kunci Indonesia bukan hanya kualitas individu, tetapi kesiapan mental. Jika mampu melewati fase awal yang berat, peluang untuk melangkah jauh tetap terbuka. Namun jika gagal mengatasi tekanan sejak awal, BAC 2026 bisa menjadi ajang yang kembali menguji konsistensi, bukan sekadar perburuan gelar.
(amr/adm)
Berita Menarik Lainnya :
