Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

FIFA Larang Ezechiel N’Douassel Bela Timnas Indonesia

iMSPORT.TV – Program naturalisasi masih menjadi bagian dari strategi PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia. Sejumlah nama seperti Luke Vickery dan Mitchell Baker tengah menjalani proses naturalisasi guna menambah daya gedor skuad Garuda.

Di tengah munculnya nama-nama baru, publik kembali menyoroti Ezechiel N’Douassel. Striker asal Chad yang telah mencetak lebih dari 130 gol selama berkarier di Indonesia itu sebenarnya memenuhi syarat untuk mengajukan kewarganegaraan Indonesia karena telah menetap selama bertahun-tahun.

Ezechiel dikenal sebagai salah satu striker asing tersubur di Liga Indonesia. Sejak bergabung dengan Persib Bandung pada 2017, ia tampil tajam sebelum melanjutkan karier bersama Bhayangkara FC dan Bekasi City.

Meski berpeluang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Ezechiel dipastikan tidak bisa membela Timnas Indonesia. Penyebabnya adalah regulasi FIFA yang melarang pemain berpindah asosiasi jika telah memperkuat tim nasional senior dalam pertandingan resmi.

Sepanjang karier internasionalnya, Ezechiel merupakan pemain andalan Timnas Chad. Ia telah tampil di Kualifikasi Piala Dunia, Kualifikasi Piala Afrika, bahkan pernah dipercaya menjadi kapten tim.

Sesuai aturan FIFA, pemain yang sudah membela tim nasional senior di laga resmi tidak dapat berganti negara, kecuali memenuhi persyaratan khusus yang tidak berlaku dalam kasus Ezechiel.

FIFA Larang Ezechiel N’Douassel Bela Timnas Indonesia

Apabila nantinya resmi menjadi WNI, status tersebut hanya akan membuat Ezechiel berpeluang didaftarkan sebagai pemain lokal di kompetisi Indonesia, bukan memperkuat Timnas Indonesia.

Kasus Ezechiel N’Douassel menunjukkan bahwa proses naturalisasi tidak selalu berujung pada kesempatan membela tim nasional. Selain memenuhi syarat kewarganegaraan Indonesia, pemain juga harus lolos regulasi FIFA terkait perpindahan asosiasi.

Karena sudah membela Chad di pertandingan resmi internasional, peluang Ezechiel mengenakan seragam Timnas Indonesia resmi tertutup. Meski demikian, jika menjadi WNI, kehadirannya hanya dapat memberikan keuntungan bagi klub Liga Indonesia karena tidak lagi mengisi kuota pemain asing.

(amr/adm)

Berita Olahraga Lainnya :