Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kartu Merah Balogun Dibatalkan FIFA, Trump Disebut Ikut Campur

iMSPORT.TV – Keputusan FIFA membatalkan hukuman kartu merah Folarin Balogun jelang laga Amerika Serikat vs Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu kontroversi. Pasalnya, muncul laporan yang menyebut Gedung Putih ikut mendesak FIFA untuk meninjau ulang sanksi terhadap striket Timnas AS tersebut.

Sebelumnya, Balogun diganjar kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0 pada babak 32 besar. Kartu merah didapat Balogun, setelah terlibat keributan dengan bek Bosnia, Tarek Muharemovic pada menit ke-64.

Kondisi tersebut, sejatinya menguntungkan Belgia yang akan bersua dengan Amerika Serikat di babak 16 besar Piala Dunia 2026, pada Selasa, pukul 07.00 WIB.

Alih-alih absen, Balogun malah dipastikan bermain pada laga menghadapi Belgia tersebut.

Dua hari jelang duel Belgia vs AS, FIFA mengumumkan pembatalan hukuman tersebut. Dalam pernyataannya, FIFA menyebut sanksi Balogun ditangguhkan berdasarkan Pasal 27 FIFA Disciplinary Code (FDC), sehingga pemain berusia 25 tahun itu tetap dapat dimainkan.

Berdasarkan Pasal 27 FDC, penerapan skorsing pertandingan untuk pemain AS Folarin Balogun otomatis ditangguhkan untuk masa percobaan satu tahun,” tulis FIFA.

Laporan ABC yang dikutip ESPN menyebut pihak Gedung Putih sempat menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meminta peninjauan terhadap kartu merah Balogun setelah laga melawan Bosnia.

[AS] meminta Presiden FIFA Gianni Infantino meninjau kartu merah Balogun,” tulis pemberitaan itu.

Kartu Merah Balogun Dibatalkan FIFA, Trump Disebut Ikut Campur

Tak lama setelah keputusan diumumkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut positif langkah FIFA melalui media sosial.

Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membatalkan ketidakadilan yang besar!” tulis Trump.

Federasi Sepak Bola Amerika Serikat juga mengonfirmasi bahwa Balogun telah dinyatakan memenuhi syarat untuk tampil menghadapi Belgia.

Kami menerima keputusan Komite Disiplin dan senang bahwa Folarin Balogun memenuhi syarat untuk bertanding besok.”

Dengan keputusan tersebut, Balogun dipastikan kembali memperkuat lini depan Amerika Serikat saat menghadapi Belgia dalam perebutan tiket menuju perempat final Piala Dunia 2026.

Keputusan FIFA membatalkan kartu merah Balogun menjadi salah satu keputusan paling kontroversial di Piala Dunia 2026. Meski FIFA berdalih menggunakan ketentuan dalam Kode Disiplin, munculnya laporan mengenai keterlibatan Gedung Putih berpotensi memunculkan persepsi adanya intervensi politik terhadap keputusan olahraga.

Hingga kini belum ada bukti bahwa FIFA mengubah keputusan semata karena tekanan pemerintah AS, namun polemik ini dipastikan akan menjadi sorotan karena menyangkut independensi badan sepak bola dunia.

(amr/adm)

Berita Olahraga Lainnya :