iMSPORT.TV – Megawati Hangestri Pertiwi langsung mendapat sambutan positif setelah resmi bergabung dengan Hyundai E&C Hillstate untuk menghadapi Liga Voli Korea (V-League) musim 2026/2027.
Salah satu rekan setim barunya, middle blocker Bae Yoo-na, mengaku sejak lama mengagumi kualitas permainan opposite asal Indonesia tersebut saat masih menjadi lawan di kompetisi yang sama
Jadi, tak heran jika Bae Yoo-na antusias bermain bersama Megawati Hangestri Pertiwi di Hyundai Hillstate. Ia tidak menyangka akan berada dalam satu tim dengan andalan Timnas Voli Putri Indonesia.
Serupa dengan Megawati, Yoo-na juga baru bergabung dengan skuad asuhan Kang Sung-hyung jelang Liga Voli Korea Selatan 2026-2027. Ia sebelumnya menghabiskan 10 musim bersama Gimcheon Hi-Pass.
Yoo-na direkrut untuk menggantikan middle blocker Yang Hyo-jin, yang memutuskan pensiun. Dengan begitu, Hyundai Hillstate kini memiliki dua pemain senior di posisi tersebut, termasuk Kim Hee-jin.
Pemain berusia 36 tahun tersebut mengaku terheran-heran ketika melihat penampilan sang rekan setim untuk pertama kalinya di Red Sparks.
“Saat melihatnya sebagai lawan, saya berpikir bagaimana ada pemain sehebat itu di Asia. Serangannya kuat dan badannya sangat tinggi. Tapi ternyata kami bisa berkumpul dalam satu tim,” kata Yoo-na dalam video di kanal Youtube MegaVolley, dikutip Selasa (14/7/2026).
“Saya senang sekali bisa berada satu tim dengannya, saya rasa kami bisa melakukannya dengan baik,” sambung perempuan kelahiran Ansan tersebut.
Megawati Hangestri Dipuji Rekan Barunya: Ada ya Pemain Sehebat itu di Asia
Lebih lanjut, Yoo-na berharap bisa mempersiapkan diri dengan baik jelang Liga Voli Korea Selatan 2026-2027. Ia pun memberikan pesan berharga kepada Megawati.
“Saya akan bersiap dengan baik, agar meraih hasil yang bagus bersama Megawati. Saya berharap kita bisa bersama dalam waktu yang lama. Mari kita lakukan yang terbaik,” tandas perempuan berpostur 182 cm itu.
Pujian tersebut bukan tanpa alasan. Selama dua musim membela Red Sparks, Megawati berkembang menjadi salah satu opposite hitter paling berbahaya di V-League.
Pemain Timnas Voli Putri Indonesia itu dikenal memiliki pukulan keras, variasi serangan yang sulit dibaca lawan, serta kemampuan tampil konsisten dalam laga-laga penting.
Kontribusinya ikut membawa Red Sparks menembus final V-League 2024/2025, pencapaian terbaik klub dalam beberapa musim terakhir.
Keberhasilan tersebut turut meningkatkan reputasi Megawati di mata para pemain maupun pecinta bola voli Korea Selatan.
Tak sedikit yang menilai kehadiran atlet Indonesia itu telah meningkatkan daya tarik kompetisi sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pemain Asia Tenggara untuk bersaing di level tertinggi Liga Voli Korea.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
