iMSPORT.TV – Olahraga unik hoki bawah air atau underwater hockey tengah menjadi sorotan setelah PB POSSI menggelar CMAS Asian Championship Underwater Hockey 2026 di Bogor, Jawa Barat, 5-8 Agustus 2026.
Kejuaraan yang berada di bawah naungan CMAS tersebut diikuti 276 atlet dari tujuh negara, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Jepang, dan China. Pertandingan berlangsung di Kolam Renang Utama Hotel Seruni, Cisarua, Kabupaten Bogor.
Underwater hockey pertama kali diperkenalkan pada 1950-an oleh Alan Blake dari Southsea Sub-Aqua Club di Portsmouth, Inggris. Di Indonesia, olahraga ini mulai diperkenalkan komunitas Jakarta Underwater Hockey pada 2010 dan kini berada di bawah naungan PB POSSI.
Sekilas olahraga ini mirip hoki biasa, tetapi seluruh permainan berlangsung di dasar kolam. Setiap tim memiliki 10 pemain, dengan enam pemain berada di dalam air dan empat sebagai cadangan.
Tujuannya tetap sama, yakni mencetak gol sebanyak mungkin ke gawang lawan. Bedanya, permainan dilakukan tanpa penjaga gawang. Bola yang digunakan juga berbeda karena terbuat dari aluminium berlapis karet dengan berat sekitar 1,2-1,8 kilogram.
Hoki Bawah Air Asia 2026 Digelar di Bogor, Ada 276 Atlet dari 7 Negara
Karena pemain harus terus bergerak di bawah air, kemampuan berenang dan menahan napas menjadi sangat penting. Komunikasi antarpemain pun dilakukan menggunakan bahasa isyarat.
Pertandingan umumnya berlangsung di kolam berukuran 20 x 25 meter dengan kedalaman sekitar 2-3 meter.
Meski belum begitu populer, Indonesia telah memiliki prestasi di olahraga ini. Pada SEA Games 2019, tim underwater hockey putra dan putri Indonesia berhasil meraih medali perak dan perunggu.
Kini, CMAS Asian Championship Underwater Hockey 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan olahraga tersebut lebih luas sekaligus meningkatkan prestasi Indonesia di tingkat Asia.
Hari final kejuaraan bisa disaksikan langsung di Kolam Renang Utama Hotel Seruni, Cisarua, Kabupaten Bogor.
(adm/amr)
Berita Olahraga Lainnya :
