Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jelang MotoGP Mandalika 2026: Pemkot Mataram Matangkan Persiapan Parade Pembalap, Bakal Dihadiri Marc Marquez

iMSPORT.TV — Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai mematangkan persiapan menyambut kemeriahan ajang balap dunia dengan menggelar Rider Parade MotoGP 2026. Acara iring-iringan para pembalap kelas dunia ini dijadwalkan bakal memeriahkan jalanan Kota Mataram pada 7 Oktober 2026 mendatang.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Mataram, Leni Oktavia, meyakini bahwa Rider Parade MotoGP 2026 akan menjadi magnet euforia yang luar biasa. Tak hanya bagi warga lokal Mataram, kemeriahan ini dipastikan akan menarik antusiasme para wisatawan dan penonton dari luar daerah.

“Karena itu, Kota Mataram sebagai tuan rumah kegiatan parade pembalap harus melakukan persiapan secara maksimal,” tegas Leni seusai menggelar rapat koordinasi persiapan acara dengan sejumlah pihak terkait.

Rute Parade MotoGP dan Kehadiran Sederet Bintang Lintas Kelas

Sama seperti kesuksesan edisi tahun sebelumnya, rute parade akan dimulai dari titik kumpul di depan Hotel Santika, Jalan Penjanggik, Mataram. Dari sana, para pembalap akan melakukan iring-iringan kendaraan menyapa masyarakat dan finis di kawasan Teras Udayana.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Dinas Pariwisata Provinsi NTB, tercatat ada sembilan pembalap yang dijadwalkan hadir memeriahkan parade tersebut. Megabintang kelas dunia, Marc Marquez, dipastikan ikut serta, berdampingan dengan pembalap kebanggaan Tanah Air yang berlaga di kelas Moto3, yakni Mario Aji dan Fadillah Arbi Aditama.

Fokus Ekstra Keamanan di Teras Udayana

Mengantisipasi membeludaknya lautan manusia, Dispar Kota Mataram berfokus penuh pada sterilisasi dan keamanan di area pusat acara di Teras Udayana. Koordinasi intensif telah dilakukan bersama Satpol PP untuk mengamankan lokasi, terutama mengantisipasi lonjakan penonton dari kalangan pelajar.

Pengamanan ekstra ini juga mencakup pembatasan akses penonton ke struktur tribun tertinggi di amfiteater demi mencegah insiden yang tidak diinginkan.

“Tahun lalu itu, penonton sampai ke tribun amfiteater tertinggi sampai pagar pengaman patah karena padatnya penonton. Tapi beruntung tidak ada korban,” jelas Leni.

Untuk tahun ini, pengawasan di atas tribun akan jauh lebih ketat. Penonton hanya diizinkan memadati area hingga batas tribun tertentu, sementara tribun paling atas wajib dikosongkan demi keselamatan bersama.

Melalui persiapan yang lebih maksimal ini, Pemkot Mataram berharap acara Rider Parade dapat berjalan aman dan lancar.

“Kegiatan parade pembalap ini diharapkan dapat mengenalkan dan mendekatkan para pembalap top dunia secara langsung kepada masyarakat luas di luar area Sirkuit Mandalika,” pungkas Leni.

(adm/dfd)

Berita Lainnya: