Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MotoGP Austria 2026: Mampukah Marc Marquez Kembali Menggila

iMSPORT.TV — Untuk pertama kalinya pada musim ini, pembalap andalan Ducati Lenovo, Marc Marquez, akan memulai rangkaian balapan dengan status sebagai pemimpin klasemen sementara.

Pencapaian krusial ini dipastikan menjadi suntikan motivasi marc untuk kembali tampil beringas di seri MotoGP Austria 2026 akhir pekan ini.

Posisi puncak klasemen sukses direbut oleh Marquez dari tangan Jorge Martin, usai memborong kemenangan di GP San Marino pekan lalu. Saat ini, keduanya sejatinya sama-sama mengoleksi 274 poin. Namun, Marquez berhak bertahta di posisi teratas karena dalam rekor kemenangan, lima kemenangan Grand Prix berbanding satu milik Martin.

Momentum Positif Marc Marquez the baby alien

Kemenangan gemilang di depan publik Italia pekan lalu memberikan kepercayaan diri yang luar biasa bagi juara dunia delapan kali tersebut. Kini, Marquez bertekad untuk mempertahankan ritme positifnya saat melibas lintasan stop-and-go di Sirkuit Red Bull Ring.

“Kami baru saja melewati akhir pekan yang sempurna: kemenangan di Misano memberikan dorongan semangat yang besar bagi saya, juga berkat dukungan dari begitu banyak penggemar Ducatisti,” ujar Marc Marquez, melansir dari Crash,

“Di Austria, saya tampil kompetitif tahun lalu, dan bersama seluruh tim, kami perlu memanfaatkan momentum positif ini sebaik mungkin sambil terus bersaing dengan para pembalap terbaik,” imbuhnya.

Nasib Kontras dan Tekanan Berat Francesco Bagnaia

Berbanding terbalik dengan euforia sang rekan setim, Francesco Bagnaia justru tiba di Red Bull Ring dalam situasi yang sangat menekan. Sang juara bertahan MotoGP dua kali ini tengah mengalami masa suram setelah hanya mampu mendulang sebiji poin dalam enam balapan terakhir. Kesulitan mendapatkan cengkeraman (grip) ban dan hilangnya rasa percaya diri di atas motor GP26 menjadi biang kerok utamanya.

Rentetan hasil minor tersebut membuat posisi Bagnaia terjun bebas ke peringkat sembilan klasemen sementara. Ironisnya, ia bahkan tertinggal di belakang pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, yang padahal sempat absen balapan dalam tiga putaran penuh akibat cedera.

“Di Misano, tidak mudah mengakhiri akhir pekan dengan kecelakaan di hadapan para penggemar, tetapi kami harus terus bekerja sama dengan tim,” ungkap Bagnaia meratapi hasil balapan terakhirnya.

Meski tengah terpuruk, pembalap asal Italia itu enggan mengibarkan bendera putih. “Austria adalah lintasan yang secara historis Ducati selalu berhasil tampil unggul, dan tempat di mana saya meraih hasil-hasil hebat di masa lalu. Kami tidak akan menyerah dan akan terus berjuang keras untuk kembali ke barisan depan,” pungkasnya dengan nada optimistis.

(adm/dfd)

Berita Lainnya: