Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Asian Games 2026: NOC Indonesia Optimistis Angkat Besi Sumbang Medali Emas.

iMSPORT.TV — Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Hengky Silatang, secara resmi melepas keberangkatan Timnas Angkat Besi Indonesia menuju ajang Asian Games 2026. Acara pelepasan kontingen yang diperkuat delapan atlet ini berlangsung di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu (16/9/2026).

Timnas Angkat Besi Indonesia memboyong kekuatan penuh yang terdiri dari empat lifter putra dan empat lifter putri. Mereka akan bertarung memperebutkan medali pada rangkaian pertandingan yang dijadwalkan bergulir mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Hengky menegaskan keyakinannya terhadap kualitas skuad Merah Putih, terutama dengan hadirnya para lifter berlabel medali Olimpiade.

“Saya bangga mendapat tugas untuk melepas Timnas Angkat Besi. Saya tidak meragukan kemampuan tiga lifter tangguh yang sudah menyumbangkan medali pada Olimpiade. Saya optimistis cabang angkat besi bisa menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Merah Putih di Asian Games 2026 nanti,” tegas Hengky.

Trio Lifter Olimpiade Jadi Ujung Tombak di Asian Games 2026

Keyakinan NOC Indonesia tak lepas dari rekam jejak mentereng para lifter andalan. Di kelas 85kg, Indonesia akan mengandalkan Rizki Juniansyah. Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 ini akan melakoni debut penampilannya di panggung Asian Games.

Sementara itu, di kelas 73kg, Rahmat Erwin Abdullah siap mencetak prestasi pada penampilan keduanya di Asian Games. Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 ini merupakan juara bertahan usai merebut medali emas pada Asian Games Hangzhou 2022. Kala itu, putra dari mantan lifter nasional Erwin Abdullah ini sukses memecahkan rekor dunia sekaligus rekor Asian Games pada angkatan Clean and Jerk seberat 201 kg.

Kekuatan tim putra juga dilengkapi oleh lifter sarat pengalaman, Eko Yuli Irawan, yang akan turun di kelas 65kg. Kolektor empat medali Olimpiade ini, dua perunggu (Beijing 2008, London 2012) dan dua perak (Rio 2016, Tokyo 2020) memiliki sejarah panjang dan gemilang di Asian Games. Pada tiga penampilannya, Eko sukses menyabet medali emas di Jakarta-Palembang 2018, serta medali perunggu di Guangzhou 2010 dan Incheon 2014.

(adm/dfd)

Berita Lainnya: