iMSPORT.TV — Lagu kebangsaan Indonesia Raya kembali berkumandang di ajang Asian Games 2026 di Fukigae Hall, Aichi-Nagoya! Kontingen Merah Putih sukses mengamankan medali emas keduanya lewat penampilan spektakuler lifter andalan Tanah Air, Rahmat Erwin Abdullah.
Turun di kelas 75 kilogram, Rahmat tidak hanya sekadar mempersembahkan kepingan medali emas untuk Indonesia. Ia sukses mengukir sejarah luar biasa dengan memecahkan rekor dunia berkat angkatan magisnya!

Drama Tertinggal di Snatch, Mengamuk di Clean and Jerk
Perjuangan Rahmat merebut emas sama sekali tidak dilalui dengan mudah. Persaingan berjalan sangat ketat sejak awal. Pada angkatan snatch, Rahmat bahkan sempat tertinggal 2 kg dari pesaing terberatnya yang berasal dari Thailand.
Namun, situasi berbalik seratus delapan puluh derajat saat memasuki angkatan clean and jerk, yang memang menjadi senjata utama Rahmat. Tanpa ragu, ia sukses mengangkat beban seberat 206 kg! Angkatan tersebut tidak hanya memastikan emas, tetapi juga resmi tercatat sebagai rekor dunia baru di kelas 75 kg.
Momen angkatan clean and jerk itu sangat krusial, karena pada hasil akhir, Rahmat Erwin hanya unggul tipis satu kilogram saja dari lifter Thailand yang harus puas di posisi kedua.

Erwin Sesuai Target dan Bikin Bangga PB PABSI
Ketua Umum PB PABSI, Rosan Roeslani, mengaku sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian luar biasa anak asuhnya di Aichi-Nagoya.
“Tentunya kita sangat bahagia, sangat senang sekali, karena Rahmat Erwin mempersembahkan medali emas. Bukan hanya medali emas yang dicapai, tapi juga memecahkan rekor dunia untuk kelas 75 kilogram,” ujar Rosan.
“Angkatan clean and jerk memang kekuatan dari Rahmat Erwin. Alhamdulillah bisa terangkat. Angkatan 206 itu adalah rekor dunia yang sebelumnya belum pernah diangkat oleh Rahmat Erwin,” tambahnya.
Rosan menyebutkan bahwa prestasi ini memang sudah sesuai dengan target yang ditetapkan oleh PB PABSI. Konsistensi performa Rahmat selama setahun terakhir, ditambah statusnya sebagai pemegang rekor dunia sebelumnya, menjadi dasar optimisme tersebut. “Jadi dia pecahkan rekor dunianya kembali,” tegas Rosan.
Suntikan Semangat Ekstra untuk Kontingen Merah Putih di Asian Games 2026
Keberhasilan luar biasa ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu.
Menurut Todotua, hadirnya emas kedua dari cabang angkat besi ini diharapkan mampu menjadi energi tambahan yang menular kepada atlet-atlet Indonesia lainnya yang masih berjuang hingga penutupan Asian Games nanti.
“Mudah-mudahan ini juga jadi spirit bagi sisa atlet yang akan bertanding untuk kembali mendulang medali, khususnya emas,” pungkas Todotua penuh harap.
(adm/dfd)
Berita Lainnya:
