Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kesuksesan Badminton Indonesia Terus Berlanjut di Mesir

iMSPORT.TV –  Setelah Asian Games 2026, hari-hari indah bagi badminton Indonesia berlanjut ke Kejuaraan Dunia Junior 2026, salah satu ajang bergengsi di level kelompok umur.

Tim Badminton Indonesia mengakhiri level perorangan sebagai negara tersukses.

Indonesia pulang dengan catatan 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu dari kejuaraan yang digelar di Mesir tahun ini.

Indonesia merebut dua gelar di level perorangan. Tiga gelar tersisa, dibagi rata oleh China, Malaysia, dan Taiwan.

Dua medali emas dipersembahkan oleh Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti dan Radithya Bayu Wardana.

Medali perak dipersembahkan oleh Fardhan Rainanda Joe, dan perunggu dicatat oleh Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani.

Kesuksesan Badminton Indonesia Terus Berlanjut di Mesir

Luthfi/Dian memenangkan duel laga final lawan Feng Yilang/Li Menghan dengan skor 17-15, 8-15, 16-14.

Sementara Radithya merebut status juara dunia junior dengan menaklukkan Fardhan, 15-9, 11-15, 15-8.

Keberhasilan dua gelar di nomor individu Kejuaraan Dunia Junior ini, membuat Indonesia kembali mengulang keberhasilan di 2017.

Saat itu, Indonesia terakhir kali merebut 2 gelar juara dunia junior dalam satu edisi, lewat sukses Gregoria Mariska Tunjung, di tunggal putri dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, di ganda campuran.

Dua gelar di Kejuaraan Dunia Junior 2026 ini, jelas membuat hari-hari Badminton Indonesia yang Indah, terus berlanjut.

Di Asian Games Nagoya 2026 yang baru usai 2 minggu lalu, tim Merah Putih membawa pulang 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Hasil ini membuat Indonesia merebut sukses besar dan melebihi target yang telah dicanangkan sebelum keberangkatan.

(adm/amr)

Berita Olahraga Lainnya :