Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Alami Masalah, Atlet Catur Luka Robek

iMSPORT.TV –  Panitia Besar (PB) Porprov Jawa Tengah (Jateng) mencatat ratusan atlet mengalami cedera selama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026 di Semarang Raya. Dari total kasus yang ditangani di pos kesehatan, tercatat sebanyak 157 kasus gangguan kesehatan yang dialami atlet selama kompetisi berlangsung.

Dari jumlah tersebut, 22 atlet harus mendapatkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit, termasuk seorang atlet cabang olahraga (cabor) catur yang mengalami luka robek di bagian kepala, sedang, 14 atlet menjalani observasi di pos kesehatan.

Ketua Seksi Kesehatan PB Porprov Jateng, Elhamangto Zuhdan, menjelaskan bahwa dari total 157 kasus, sebanyak 121 atlet mendapatkan penanganan rawat jalan di pos kesehatan.

“Data ini masih bersifat dinamis sesuai dengan yang dilaporkan teman-teman di lapangan,” kata Zuhdan, dikutip dari Detik.

Ia menjelaskan, sejumlah cedera yang dialami atlet terjadi setelah mereka menjalani pertandingan. Beberapa kasus yang membutuhkan penanganan medis antara lain, patah tulang hidung dan pendarahan pada wajah.

“Yang banyak dirujuk adalah kasus-kasus yang terjadi di Kota Salatiga, seperti patah tulang hidung, kemudian ada beberapa pendarahan di bagian muka,” ujarnya.

Selain cedera akibat pertandingan, terdapat insiden yang dialami atlet catur. Atlet tersebut mengalami luka robek di kepala, setelah terjatuh ketika beraktivitas di toilet.

“Ada salah satu insiden tak terduga dalam cabang olahraga catur. Terjadi luka robek di kepala karena terjatuh saat melakukan aktivitas di toilet. Bukan karena catur,” jelas Zuhdan.

Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Alami Masalah, Atlet Catur Luka Robek

Sebelumnya, dua atlet yang berlaga di Porprov Jateng 2026 meninggal dunia, yakni Syabilla Rizkia Putri Raharja (22) dan Ayudiah Rivana Tridiandinata (19).

Syabilla, atlet selam dari kontingen Kabupaten Jepara. Ia mengembuskan napas terakhir seusai bertanding di nomor open water finswimming 3.000 meter di kawasan Awann Costa, Semarang, Senin (26/10/2026).

Sementara, Ayudiah, atlet pencak silat dari kontingen Kota Semarang, meninggal di RS Primaya pada Rabu (28/10/2026) setelah menjalani operasi akibat cedera patah jari tengah.

Atas kejadian ini, Sekretaris Umum KONI Jawa Tengah, Budi Santoso, mengatakan pihaknya telah menggelar evaluasi menyeluruh terkait pelaksanaan Porprov Jateng 2026.

Evaluasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), tim delegasi, serta para ketua pengurus provinsi cabang olahraga.

Budi menyebut hasil evaluasi akan digunakan untuk meningkatkan standar operasional prosedur (SOP), terutama dalam aspek keselamatan atlet.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah menambah jumlah ambulans serta tenaga dokter dan paramedis di lokasi pertandingan.

(adm/amr)

Berita Olahraga Lainnya :