iMSPORT.TV – Pembalap Ducati, Marc Marquez, diprediksi berpotensi mengakhiri kariernya di MotoGP lebih cepat dari masa kontraknya.
Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, memperkirakan Marquez bisa pensiun pada akhir musim 2027, meski kontraknya bersama Ducati masih berlaku hingga 2028. Tapi, kerja sama itu disebut-sebut memakai formula 1+1 alias ada opsi perpanjangan selama setahun.
Prediksi ini berkaitan dengan meningkatnya tuntutan terhadap pembalap MotoGP, terutama usai ajang balap motor tersebut berada di bawah kepemilikan Liberty Media.
Menurut Pernat, perubahan dalam penyelenggaraan MotoGP berpotensi memengaruhi kualitas hidup para pembalap.
Banyak yang menduga formula tersebut memberi celah bagi Marquez untuk pensiun atau pindah tim di penghujung MotoGP 2027. Kebetulan, musim depan akan ada pemberlakuan regulasi baru.
Termasuk, MotoGP bakal memakai format akhir pekan baru yang dinilai lebih melelahkan buat pembalap. Pernat melihat, hal ini akan mendorong Marquez segera pensiun.
“Saya pikir dia mungkin akan pergi. Dia akan balapan setahun lagi, tahun depan, karena sangat jelas dia memiliki kontrak (dengan Ducati),” kata Pernat, dikutip dari Crash, Rabu (4/11/2026).
“Namun, dengan segala hal yang terjadi seiring dengan kepemilikan baru MotoGP oleh Liberty Media, sejujurnya menurut saya Marc termasuk salah satu orang yang ingin menyingkirkan gangguan-gangguan tersebut,” sahut pria asal Italia tersebut.
Marc Marquez Diprediksi Pensiun Lebih Cepat, Kenapa?
Pernat menambahkan, Marquez kini bak jadi corong untuk menyuarakan semua keresahan rider MotoGP kepada Liberty Media. Tanda-tanda itu menunjukkan, sang pembalap asal Spanyol sudah memasuki fase akhir dari kariernya.
“Anda bisa melihat dia kini mulai menjadi sosok pemimpin bagi para pembalap dalam berbagai aspek. Dia ingin mencapai masa pensiun dari dunia balap motor—dalam satu atau dua tahun ke depan—dalam kondisi yang sehat,” kata Pernat.
“Dengan semua aturan baru yang diterapkan, serta banyaknya jumlah balapan, Marc menyadari kehidupan sebagai pembalap saat ini, tidak lagi menyenangkan. Ini adalah kehidupan yang penuh keterasingan, sekaligus sangat berbahaya, baik dari sisi fisik maupun mental,” tutupnya.
Marquez sendiri beberapa waktu lalu sempat mengutarakan, waktunya di balap motor mungkin tersisa 1-3 tahun. Ia bisa saja sudah gantung helm sebelum MotoGP 2029 berlangsung.
Meski demikian, prediksi mengenai kemungkinan pensiun lebih cepat tersebut merupakan pandangan Carlo Pernat semata. Belum ada pernyataan resmi dari Marquez dalam naskah sumber resmi yang mengonfirmasi rencana mengakhiri kariernya pada akhir 2027
(adm/amr)
Berita Olahraga Lainnya :
