iMSPORT.TV – Pedro Acosta dipastikan menyeberang ke Ducati mulai musim depan. Acosta mengungkapkan, dirinya akan menghadapi tantangan terbesar di dalam kariernya.
Rider Spanyol itu menyepakati kontrak berdurasi lima tahun bersama Ducati. Acosta akan bertandem dengan kompatriot sekaligus sang superstar Marc Márquez.
Tak bisa dipungkiri bahwa duet Acosta dengan Marquez jadi salah satu line-up paling dinantikan di musim depan. Marquez memiliki sembilan titel juara dunia, sekaligus salah satu pebalap terbaik di grid, sedang Acosta digadang-gadang sebagai penerusnya.
Langkah berani Ducati menyatukan sang juara dunia tujuh kali dengan pembalap masa depan yang kerap disebut sebagai talenta luar biasa, langsung memicu rasa penasaran publik.
Banyak pihak bertanya-tanya bagaimana reaksi Marquez saat mengetahui posisinya akan berbagi garasi dengan rival muda yang sangat agresif di atas motor yang setara.
Dengan demikian, Pedro Acosta jelas menghadapi ekspektasi tinggi di Ducati.
“Kurasa ini adalah tantangan terbesar di dalam karierku. Tapi, aku cukup senang,” ujar rider berjuluk El Tiburon ini kepada laman resmi MotoGP.
“Aku pernah mengatakan belum lama ini bahwa, berbagi tim dengan Marc akan jadi sebuah kehormatan, dan aku akan mencoba belajar sebanyak mungkin. Ini mungkin di akhir kariernya, sedang aku boleh dibilang baru memulai.“
“Buatku, ini akan jadi sebuah kesempatan yang sangat bagus untuk diri sendiri, dan berusaha menjadi seorang pebalap yang lebih baik serta mencoba memperoleh pengalaman,” Acosta menambahkan.
Bagaimanapun, Pedro Acosta akan lebih dulu fokus menyelesaikan musim 2026 bersama KTM. Acosta dan para pebalap lainnya sudah ditunggu MotoGP Belanda 2026, yang akan berlangsung pada akhir pekan ini.
Acosta, Gabung dengan Ducati sedang Bagnaia ke Aprilia
Sementara Aprilia resmi mengumumkan perekrutan Francesco Bagnaia untuk menghadapi era baru MotoGP 850 cc mulai musim 2027. Pembalap asal Italia itu direkrut, menggantikan Jorge Martin.
Bagnaia akan berduet dengan Marco Bezzecchi, berdasarkan kontrak berdurasi empat tahun. Kehadiran keduanya membuat Aprilia memiliki susunan pembalap yang seluruhnya berasal dari Italia.
Pengumuman tersebut disampaikan Aprilia pada Kamis, sehari setelah Ducati memastikan Pedro Acosta akan menggantikan posisi Bagnaia mulai musim depan.
“Di seluruh dunia kami mengatakan, langit berwarna biru azzurro di atas Noale. Francesco Bagnaia bergabung dengan Aprilia Racing mulai 2027,” tulis Aprilia melalui media sosial.
Sebelumnya, Bagnaia identik dengan Ducati, setelah mengantarkan pabrikan asal Borgo Panigale itu meraih gelar juara dunia pembalap MotoGP secara beruntun pada 2022 dan 2023.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengatakan dirinya dan CEO Piaggio, Michele Colaninno, punya visi yang sama untuk mendukung olahraga Italia.
Itulah mengapa, mereka memilih memasangkan Bagnaia dan Bezzecchi sebagai bagian dari babak baru Aprilia Racing.
Bergabungnya Bagnaia, menjadi bukti kualitas olahraga Italia yang dalam beberapa bulan terakhir meraih berbagai prestasi di pentas dunia.
(adm/amr)
Berita Olahraga Lainnya :
