Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Federasi Sepak Bola Yordania Tuding FIFA Lakukan Pemerasan

iMSPORT.TV – Presiden Asosiasi Sepak Bola Yordania (JFA), Ali bin Hussein, menuding Presiden FIFA Gianni Infantino melakukan “pemerasan” dengan mengaitkan bantuan untuk federasi sepak bola Yordania dengan dukungan terhadap pencalonannya.

Pernyataan itu disampaikan Ali bin Hussein dan dikutip Reuters, Rabu (5/8/2026). Hingga kini, FIFA belum memberikan tanggapan resmi.

Menurut Ali, saat Piala Dunia 2026, FIFA menyampaikan secara lisan bahwa dukungan kepada Infantino, akan mempermudah Yordania memperoleh bantuan yang sebelumnya belum mendapat respons.

Di Yordania, kami bangga menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Kami tidak memberikan dukungan kepadanya sebelumnya, dan tentu saja tidak akan melakukannya sekarang,” tulis Bin Hussein. Reuters, Rabu (5/8).

Namun, situasi ini pada dasarnya merupakan pemerasan, dan kami menolak untuk tunduk pada hal tersebut.

Federasi Sepak Bola Yordania Tuding FIFA Lakukan Pemerasan

Selain itu, Ali juga mengkritik kepemimpinan FIFA. Ia menyoroti mahalnya harga tiket Piala Dunia, kesulitan memperoleh visa ke Amerika Serikat, hadiah tim nasional usai mencapai final Piala Arab 2025 yang belum dibayarkan, hingga beban pajak yang harus ditanggung Yordania selama tampil di Piala Dunia 2026.

Menurutnya, Yordania harus menanggung beban pajak melalui FIFA, sementara tim peserta lain yang bermarkas di Kanada dan Meksiko tidak mengalami situasi serupa.

Uang yang seharusnya diterima tim kami karena berhasil mencapai final belum juga dibayarkan, sementara di saat yang sama FIFA justru membanggakan besarnya cadangan dana miliaran yang mereka miliki,” ujarnya.

Tuduhan Ali bin Hussein menambah tekanan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino yang sebelumnya juga menuai kritik terkait tata kelola FIFA.

Sejumlah media internasional seperti Reuters, BBC Sport, dan The Athletic menilai isu transparansi dan distribusi bantuan kepada federasi anggota menjadi perhatian penting.

Namun, hingga saat ini tuduhan tersebut masih bersifat sepihak dan FIFA belum memberikan klarifikasi resmi.

Timnas Yordania mencatat sejarah dengan tampil pertama kalinya di Piala Dunia 2026, meski harus berakhir di babak grup.

(amr/adm)

Berita Olahraga Lainnya :