iMSPORT.TV – Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai 2026 siap digelar di kawasan wisata Pantai Ancol, Jakarta Utara, mulai 21 hingga 27 November 2026.
Pada perhelatan perdananya, PON Pantai akan diikuti oleh 38 provinsi se-Indonesia, mempertandingkan 10 cabang olahraga (cabor) dan 11 disiplin dengan total 67 nomor pertandingan.
KONI Pusat, KONI DKI Jakarta dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta telah melakukan visit empat venue PON Pantai yakni Beach City International Stadium (BCIS).
Empat area di Ancol ditetapkan sebagai lokasi pertandingan PON Pantai 2026, yaitu Beach City International Stadium, Beach Pool, Pantai Festival, dan Pantai Lagoon. Setiap arena akan menangani cabang yang berbeda sesuai karakter pertandingan.
Sekretaris Umum Panitia Besar (PB) PON Pantai 2026 yang juga Wakil Ketua Binpres KONI DKI Jakarta, Andri Paranoan, menyampaikan bahwa 67 nomor dari 10 cabang akan dipertandingkan.
Sepuluh cabor tersebut meliputi Akuatik Polo Air dan Renang Perairan Terbuka, Bola Basket 3×3, Bola Voli Pantai, Bola Tangan Pantai, Layar, Modern Pentathlon, Rugby, Selam Laut, Teqball dan Triathlon. Pembagian arena menjadi bagian penting agar pelaksanaan pertandingan berjalan sesuai rencana.
PON Pantai 2026 : Ancol Siap Menjadi Saksi
Beach City International Stadium akan digunakan untuk Bola Basket 3×3, Bola Tangan Pantai, Teqball, dan Triathlon. Beach Pool dijadwalkan menjadi tempat Akuatik Polo Air, Modern Pentathlon, serta Rugby Pantai.
Akuatik Renang Perairan Terbuka dan Selam Laut akan digelar di Pantai Festival. Adapun Pantai Lagoon dipakai untuk pertandingan Bola Voli Pantai dan Layar.
Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid menilai, PON Pantai 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan prestasi olahraga, tapi juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi pertandingan.
“Kita berpacu dengan waktu, agar acara sukses mari semua pihak bergerak untuk PON Pantai. Agar acara ini sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi dan sukses kebangkitan ekonomi,” tuturnya.
Sementara, Ketua Bidang Media dan Humas KONI Pusat, Tirto Prima Putra, menegaskan keberhasilan PON Pantai tidak hanya ditentukan oleh kelancaran pertandingan, tapi juga dampak positif yang ditimbulkan melalui publikasi.
Menurutnya, kolaborasi antarkementerian, lembaga, dan media diperlukan untuk membangun narasi olahraga yang inspiratif sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
“Penyelenggaraan di kawasan Ancol, membuka peluang pengembangan sport tourism melalui promosi destinasi wisata yang terintegrasi dengan kegiatan olahraga,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini diharapkan mampu memperkenalkan potensi olahraga pantai dan perairan Indonesia, memperluas minat masyarakat terhadap olahraga, serta membuka peluang pertumbuhan sport tourism dan industri olahraga nasional.
(adm/amr)
Berita Olahraga Lainnya :
