4 Gelar Juara Dutch Junior International 2020 di Borong Indonesia
“Saya kaget juga bisa mengalahkan Lee, karena di pertemuan sebelumnya saya pernah kalah dari dia. Lawan lebih diunggulkan, jadi saya mainnya lepas saja, saya merasa nothing to lose. Saya merasa kalau dari permainan memang sama kuat, tapi saya lebih siap dan lebih tanpa beban dari lawan,” kata Saifi kepada Badmintonindonesia.org.
Selain Saifi, ada beberapa pemain tunggal putri junior yang bermain rangkap, termasuknya yang juga turun di ganda putri berpasangan dengan Tasya Farahnailah, menurutnya, bermain rangkap sangat bermanfaat menambah kekuatan dan pengalaman saat bertanding.“Saya merasa ada pengaruhnya, saya merasa tambah kuat dan nambah pengalaman juga,” ungkap Saifi.
Saifi yang berasal dari klub Mutiara Cardinal Bandung berharap dapat mengikuti lebih banyak event agar bisa kembali merebut gelar juara ai ajang prestisius U-19, seperti asia Junior Championships 2020 yang rencananya akan diadakan di Suzhou China pada pertengahan bulan july dan World Junior Championships 2020 (WJC). Baca : Optimisme Taekwondo Di Tengah Wabah Virus Corona Jelang Olimpiade Tokyo 2020 Hasil final Dutch Junior International 2020: Tunggal Putri Saifi Rizka Nurhidayah (INA) vs Lee So Yul (3/KOR) 21-18, 17-21, 26-24 Ganda Putra Muhammad Rayhan Nur Hidayah/Rahmat Hidayat (INA) vs Junaidi Arif/Muhammad Haikal (MAS) 25-23, 24-22 Ganda Putri Lanny Tria Mayasari/Jesita Putri Miantoro (INA) vs Kim Min Sol/A Yeon Yoo (KOR) 21-10, 21-10 Ganda Campuran Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil (2/INA) vs Muhammad Haikal/Low Yeen Yuan (MAS) 21-17, 21-10. (amr)