5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Kota Songkhla

5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Kota Songkhla

iMSPORT.TV – Pernah mendengar kota Songkhla? Apakah salah satu kota di wilayah Timur Indonesia atau wilayah paling Barat Indonesia?

Songkhla tidak berada di Indonesia, melainkan salah satu kota tempat digelarnya SEA Games 2025, berada di Thailand Selatan. Jika mengunjungi Songkhla, akan merasakan pengalaman yang berbeda dari tempat wisata lainnya.

Namun, sayangnya hujan deras yang berkepanjangan beberapa hari lalu, menyebabkan banjir di Shongkhla, meningkatkan kekhawatiran tentang persiapan SEA Games, yang dijadwalkan mulai berlangsung 9 Desember 2025.

Menurut Astro, akibat banjir beberapa tempat olahraga di kota Songkhla mengalami kerusakan. Stadion Tinsulanon, yang dijadwalkan menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola putra SEA Games ke-33, pun terendam air.

Ketua Komite SEA Games 2025 Chaiyapak Siriwat, Menteri Pariwisata Atthakorn Sirilatthayakorn, serta tiap perwakilan dari negara-negara peserta telah digelarpertengahan minggu ini. Hasilnya, semua laga di Songkhla akan dipindah ke Bangkok.

Tercatat ada 10 cabang yang awalnya akan digelar di Songkhla, yakni tinju, pencak silat, sepakbola, judo, catur, kabaddi, karate, gulat, petanque, dan wushu. Cabang-cabang tersebut memperebutkan total 109 emas.

Namun, tetap perlu diketahui beberapa hal yang menarik dari Shongkhla.

gothai my

1. Letak SongkhlaPesar

Songkhla terletak di wilayah selatan Thailand, dan merupakan Ibu Kota Provinsi Songkhla. Kota Songkhla merupakan pusat administrasi, lantaran terdapat banyak perkantoran dan perwakilan negara lain di kota ini.

    Kota metropolitan yang banyak dikenal masyarakat dan juga sebagai pusat hiburan adalah Kota Hat Yai, berjarak sekitar 45 menit perjalanan dengan kendaraan roda empat dari Kota Songkhla.

    Kota Songkhla yang dikenal sebagai kota Melayu di Thailand, berdekatan dengan perbatasan Malaysia, sehingga memiliki kemiripan budaya dengan Malaysia. Thailand Selatan memiliki 14 provinsi, dan Songkhla merupakan provinsi terbesar ketiga, setelah Surathani dan Nakhon Si Thammarat, dengan luas wilayah 7.394 kilometer persegi.

    2. Demografi

    Karakter fisik masyarakat Thailand Selatan tak jauh berbeda dengan masyarakat Indonesia. Masyarakat muslim Thailand Selatan umumnya berasal dari etnis Melayu. Sebanyak 75 persen masyarakat di Songkhla menganut Buddha, yang merupakan orang asli Thailand ataupun keturunan China-Thailand.

      Sisanya, sekitar 25 persen masyarakat Songkhla menganut agama Islam, dan diklaim merupakan etnis Melayu. Mereka berbicara dalam Bahasa Patani Malay yang berbeda dengan Bahasa Melayu.

      Sangat mudah menemukan masjid atau musala untuk melaksanakan ibadah salat. Masjid Raya, yang terletak di jalan penghubung antara Kota Songkhla dan Hat Yai, merupakan masjid terbesar di Songkhla.

      vecteezy

      3. Kuliner

      Bagi umat muslim, tidaklah sulit untuk mencari makanan halal karena cukup banyaknya masyarakat muslim di Songkhla. Wisatawan muslim dari Indonesia tidak akan kesulitan untuk menemukan makanan halal di wilayah ini.

        Jika ingin makan makanan halal di Songkhla, cukup mencari tempat makan yang ada simbol bulan bintang atau tulisan halal di depan tokonya. Rasa makanan di wilayah Songkhla juga tidak jauh berbeda dengan makanan di Indonesia. Makanan yang ditemukan di wilayah ini rasanya campuran antar pedas, manis, dan asam.

        gonomad com

        4. Transportasi

        Tidak ada penerbangan langsung menuju ke Songkhla dari Jakarta. Wisatawan atau pengunjung harus transit melalui Bangkok atau Kuala Lumpur, dan mendarat di Bandara Internasional Hat Yai.

          Maka Songkhla tidak memiliki bandara untuk penerbangan komersil, seluruh penerbangan dari domestik ataupun internasional dilayani di Bandara Internasional Hat Yai, yang berjarak sekitar 30 kilometer, dengan jarak tempuh sekitar 30-45 menit.

          Menuju Kota Songkhla dari Bandara Internasional Hat Yai bisa menggunakan beberapa pilihan. Pengunjung bisa naik transportasi online, taksi, ataupun menyewa mobil di bandara.

          Pengunjung juga bisa menyewa kendaraan di bandara untuk jangka waktu yang diperlukan dan bisa menggunakannya di dalam wilayah Thailand. Berkendara di Thailand Selatan juga tidak sulit karena jumlah kendaraan di jalan sedikit dan luas jalan yang besar ditambah kualitas jalan yang bagus.

          Kota Songkhla terbagi dua oleh semenanjung sempit di antara laut China Selatan di bagian Barat dan muara air asin (yang lebih dikenal oleh

          Kedua pulau tersebut dihubungkan oleh jembatan Tinsulanonda, jembatan beton terpanjang di Thailand. Jembatan ini berfungsi untuk menghubungkan Kota Songkhla dan distrik-distrik sekitarnya.

          Jembatan ini menjadi sangat terkenal karena pemandangan yang dihasilkan luar biasa indah.

          Tempat wisata lain yang terkenal di Songkhla adalah Pantai Samila, banyak dikunjugi wisatawan lokal ataupun dari luar, seperti dari negara tetangga Malaysia, bisa mencapai tempat ini melalui jalan darat.

          5. Perwakilan Indonesia di Songkhla

          Indonesia memiliki dua perwakilan di Thailand, satu perwakilan berada di Bangkok dan satunya lagi berada di Songkhla. Perwakilan RI di Songkhla berlokasi di Kota Songkhla, dengan wilayah kerja di 14 provinsi di Thailand Selatan.

            Warga negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Kota Songkhla tidak terlalu banyak. Biasanya warga negara yang berada di Songkhla adalah turis dan anak buah kapal cruise atau penambangan minyak, yang hanya menetap beberapa hari atau minggu.

            Namun di kota-kota lain sekitar Songkhla, banyak terdapat WNI yang menetap sebagian besar adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan master atau doktor di bidang keperawatan di universitas di Hat Yai, Nakhon Si Thammarat, Pattani, dan Yala.

            Universitas yang paling banyak diminati oleh mahasiswa dari Indonesia adalah Prince of Songkhla University (PSU) di Hat Yai.

            (adm/amr)

            Berita Menarik Lainnya :