iMSPORT.TV – Di era dominasi Iga Swiatek di tenis putri dunia, ada satu nama yang selalu menjadi pengecualian. Bukan petenis peringkat satu, bukan pula rival klasik di final Grand Slam, melainkan Jelena Ostapenko. Hingga tahun 2025, Ostapenko tercatat mengalahkan Swiatek enam kali berturut-turut, sebuah rekor unik yang belum mampu dipatahkan sang bintang Polandia.
Head-to-Head yang Tak Terbantahkan
Sejak pertemuan pertama mereka pada 2019, duel Swiatek vs Ostapenko selalu berakhir dengan hasil yang sama: kemenangan untuk Ostapenko. Total enam pertemuan di ajang WTA Tour semuanya dimenangkan petenis Latvia tersebut, membuat skor head-to-head menjadi 6–0.
Statistik ini menjadi semakin mencolok mengingat Swiatek dikenal sangat dominan melawan hampir semua rival top lainnya di era modern tenis putri.
Pertemuan Terakhir: Stuttgart 2025
Kekalahan terbaru Swiatek dari Ostapenko terjadi pada Porsche Tennis Grand Prix 2025. Dalam laga tiga set yang ketat, Ostapenko kembali tampil agresif dan menang dengan skor 6-3, 3-6, 6-2.
Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor sempurna Ostapenko atas Swiatek menjadi enam kemenangan beruntun.
Mengapa Ostapenko Selalu Jadi Masalah?
Banyak analis menilai gaya bermain Ostapenko adalah “antitesis” dari permainan Swiatek. Ostapenko dikenal dengan pukulan datar, agresif, dan berisiko tinggi, yang sering kali memutus ritme reli panjang andalan Swiatek.
Saat permainan Ostapenko sedang “panas”, bahkan pertahanan dan konsistensi terbaik dunia pun kesulitan mengimbanginya.
Jelena Ostapenko, Satu-Satunya “Kutukan” Iga Swiatek: Rekor 6–0 dari 2019 hingga 2025
Rekor Langka di Era Modern
Dalam tenis modern yang sarat data dan adaptasi taktik, rekor 6–0 melawan pemain sekelas Swiatek tergolong sangat langka. Fakta bahwa rekor ini bertahan dari 2019 hingga 2025 menunjukkan bahwa Ostapenko bukan sekadar menang karena momen, melainkan benar-benar menjadi match-up nightmare bagi Swiatek.

Akankah Rekor Ini Bertahan?
Pertanyaannya kini bukan lagi apakah Swiatek mampu mengalahkan Ostapenko, melainkan kapan. Dengan usia dan kualitas yang masih sangat kompetitif, pertemuan berikutnya hampir pasti akan kembali menyita perhatian publik tenis dunia.
Satu hal yang jelas:
Selama rekor 6–0 ini belum terpatahkan, nama Jelena Ostapenko akan selalu disebut setiap kali membahas satu-satunya “kutukan” dalam karier gemilang Iga Swiatek.
(Rby/amr)
Berita Olahraga Lainnya :
