Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Anthony Ginting dan Asa Bangkit Tunggal Putra Indonesia

iMSPORT.TV – Timbul rumours Anthony Ginting akan seperti Jojo. Apalagi jelang usia 30 tahun ditambah dengan cedera kembali dialami pemain Kkub SGS ini. bisa dibilang karir Anthony Ginting dipersimpangan jalan.

ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

Faktor usia bagi pebulutangkis bukan hambatan naik podium juara. Ahsan misalnya bermain hingga usia 40 tahun. Namun faktor cedera menghambat prestasi Anthony Ginting, yang istirahat panjang pasca Malaysia Open pada Januari 2025 dan pada Indonesia Master 2026 ia kembali alami cedera.

Foto:inilahcom/Harris


Pernyataan Indra Wijaya

PBSI masih sangat peduli dengan prestasi Anthony Ginting. Tak ada pikiran gantung raket

Pernyataan Daryadi

“Bisa lebih cepat berhenti, bisa tidak. Tergantung evaluasi tim dokter. Namun soal cedera ini mempengaruhi mental. Akan berat untuk memulai, mesti bertanding dari kualifikasi.”

“Cedera, adalah musuh paling mengerikan bagi seorang atlet. Pun bagi Anthony Ginting, peraih medali Perunggu Olimpiade Tokyo 2020.”

Anthony Ginting dan Asa Bangkit Tunggal Putra Indonesia

Ranking dunia andalan tunggal putra Indonesia ini, anjlok ke posisi 78 dunia lantaran absen sekitar 7 bulan karena didera cedera bahu kanan dan tulang rawan jelang persiapan Olimpiade Paris 2024.

Sayangnya lagi, tampil perdana di tahun 2026 Anthony Ginting kembali mesti mundur karena cedera pinggang. Padahal di Babak Kualifikasi Ginting tampak bugar dan menang mudah atas pemain Thailand K. Wangcharoen 2 set langsung. Kemudian di 32 Besar kembali Anthony Ginting dari pemain Belgia meski melalui 3 set.

Namun jelang pertandingan 16 Besar usai pemanasan, Indra Wijaya, pelatih Anthony Ginting, menyampaikan bahwa anak asuhnya mesti mundur karena cedera pinggang. Bahkan kesertaan Ginting di Thailand Master masih tanda tanya.

Beranjak dari kondisi Ginting, timbul pertanyaan akan peningkatan prestasi Anthony Ginting ke depan. Tentu pecinta bulutangkis berharap Ginting bisa pulih. Menurut Daryadi, pengamat dan wartawan bukutangkis, faktor feeling juga mempengaruhi pemain yang break karena cedera. “Contoh Peter Axelsen”, tegas Daryadi.

Tapi dengan usia 29 tahun dan masih didera cedera, membuat kemungkinan lain : terus mencoba berkarir atau menggantung raket lebih cepat dari harapan.

Namun kita berharap Anthony Ginting bisa lekas pulih dan kembali menambah kekuatan skuad tunggal putra Indonesia

(Ach/Amr)

Berita Olahraga Lainnya :