Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tangis Haru Bintang Al Nassr, usai Jadi Mualaf

iMSPORT.TV –  Air mata jatuh di ruang latihan, bukan karena kekalahan, melainkan karena sebuah keputusan hidup. Bek tim putri Al Nassr, Kathellen Sousa, tak kuasa menahan haru setelah resmi memeluk Islam. Momen itu bukan dirayakan dengan sorakan stadion, melainkan dengan pelukan hangat rekan setim, buket bunga, balon, dan tulisan sederhana “Selamat Datang di Islam, Kath.”

Di tengah rutinitas latihan dan tekanan kompetisi, ruang ganti berubah menjadi ruang spiritual. Klub mengunggah momen tersebut di media sosial, menyebutnya sebagai awal yang indah sebelum sesi latihan dimulai. Sebuah penegasan bahwa sepak bola tak selalu soal skor dan trofi, tetapi juga perjalanan personal para pemainnya.

Momen-momen indah seperti ini mengawali latihan kami,” tulis Al Nassr Women di Instagram.

Kathellen, pemain asal Brasil yang pernah memperkuat tim putri Real Madrid Femenino, mengumumkan keputusannya beberapa hari jelang Ramadan. Ia menyebut langkahnya sebagai upaya “mencari jalan yang tepat” dan menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.

@kathellensousa

Tangis Haru Bintang Al Nassr, usai Jadi Mualaf

Keputusan ini memperlihatkan sisi lain dunia sepak bola modern, terutama di Arab Saudi, tempat Al Nassr terus membangun identitas baru, termasuk melalui tim putrinya. Dukungan terbuka dari klub dan rekan setim menunjukkan bagaimana ruang olahraga bisa menjadi tempat penerimaan dan solidaritas lintas budaya.

Bagi Kathellen, ini mungkin “langkah kecil”, seperti yang ia tulis di media sosialnya. Namun bagi banyak orang, langkah itu adalah refleksi bahwa perjalanan spiritual bisa terjadi di mana saja, bahkan di tengah gemuruh dunia olahraga profesional.

Saya datang ke sini untuk mencoba menemukan jalan yang tepat dan menjadi orang terbaik yang saya bisa,” ucap Kathellen.

Di lapangan, pemain 29 tahun itu tetaplah seorang bek tangguh. Di luar lapangan, ia kini memulai babak baru kehidupan. Dan hari itu, tangisnya bukan tanda rapuh, melainkan tanda lahirnya keyakinan.

Langkah kecil, mencari jalan yang tepat, mencari perubahan, menghargai anugerah hidup,” kata Kathellen.

(amr/adm)

Berita Olahraga Lainnya :