Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Indonesia Arena “Merah”, LOC Jamin Keamanan Standar Internasional

iMSPORT.TV – Antusiasme publik terhadap AFC Futsal Asian Cup 2026 patut diapresiasi. Indonesia Arena selalu ramai, atmosfernya hidup, dan dukungan suporter terasa nyata di lapangan. Namun, di balik ajakan “memerahkan” tribun, ada satu hal yang tidak boleh diabaikan, yakni standar keamanan internasional.

Keputusan Panitia Pelaksana Lokal (LOC) menerapkan aturan “killing seat” sebesar 20 persen dari total kapasitas bukan tanpa alasan. Banyak suporter masih menganggap kursi kosong sebagai pemborosan atau pembatas euforia. Padahal, kursi kosong itu adalah bagian dari sistem pengamanan. Dalam standar AFC, area buffer zones justru menjadi elemen penting agar pertandingan bisa berjalan aman, tertib, dan profesional.

the-afc com

Zona penyangga ini berfungsi untuk tiga hal krusial. Pertama, menopang keamanan dengan memberi jarak antar sektor penonton. Ini penting untuk mencegah gesekan antarsuporter dan memudahkan petugas bergerak saat terjadi situasi darurat. Kedua, mengatur arus keluar-masuk penonton agar tidak terjadi penumpukan massa, terutama di momen krusial seperti jeda babak atau akhir pertandingan. Ketiga, mendukung kebutuhan teknis, mulai dari penempatan kamera siaran, peralatan operasional, hingga akses cepat bagi tim medis dan keamanan.

Indonesia Arena “Merah”, LOC Jamin Keamanan Standar Internasional

Indonesia Arena bisa tetap “merah” tanpa harus memaksakan kapasitas maksimal. Dukungan kepada tim tidak diukur dari seberapa padat tribun, tetapi dari bagaimana suporter menjaga ketertiban, menghormati aturan, dan menciptakan atmosfer positif. Stadion yang aman akan membuat pemain tampil lebih fokus, penonton lebih nyaman, dan citra Indonesia di mata AFC semakin baik.

Sering kali, euforia suporter justru berbanding lurus dengan potensi risiko. Semakin penuh stadion, semakin besar tantangan pengamanan. Di sinilah pentingnya edukasi. Suporter perlu paham bahwa tidak semua kursi harus terisi penuh demi keselamatan bersama. Target 10 ribu penonton dengan pengaturan buffer zones bukan berarti atmosfer berkurang. Justru dengan pengelolaan yang rapi, kenyamanan menonton meningkat dan risiko insiden bisa ditekan.

Momentum Piala Asia Futsal 2026 ini seharusnya menjadi ajang pembelajaran. Bukan hanya soal prestasi di lapangan, tetapi juga soal kedewasaan ekosistem sepak bola dan futsal nasional. Dukungan fanatik itu penting, tapi keselamatan adalah fondasi. Merah boleh, rusuh jangan.

Klasemen AFC Futsal 2026 mengalami perubahan setelah Timnas futsal Indonesia ditahan imbang Irak 1-1 pada laga terakhir Grup A, Sabtu (31/1).

Klasemen AFC Futsal usai Indonesia vs Irak Imbang
Grup A

  1. Indonesia 7 poin
  2. Irak 7
  3. Kirgistan 3
  4. Korea Selatan 0

(amr/adm)

Berita Menarik Lainnya :