iMSPORT.TV – Badminton Asia Team Championship atau BATC 2026 merupakan turnamen badminton beregu putra dan putri. Dua belas negara ikut bermain; tuan rumah Cina, Indonesia, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Cina Taipei, Thailand, Hong Kong, Macau, Myanmar, Singapura, dan India.
Dari 12 negara tersebut hampir semuanya berpartisipasi di turnamen beregu putra dan putri. Hanya Macau yang tak ikut main di turnamen putri, hanya berpartisipasi di sektor putra.
Tim putra, Indonesia berada di Grup D bersama Malaysia dan Myanmar. Tiket untuk lolos ke babak perempat final sangat mungkin didapatkan oleh skuad Indonesia.
Tim putra Indonesia mengawali BATC 2026 (Badminton Asia Team Championship) tampil impresif di laga pertama Grup D, Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan menang telak 5-0 atas Tim Bulu Tangkis Putra Myanmar.
Pertandingan itu berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China pada Selasa (3/2/2026) sore WIB. Tim bulu tangkis putra Indonesia meraih kemenangan tanpa balas atas Myanmar.
Meski harus bertarung melawan cuaca ekstrem dan mencari bentuk permainan terbaik, mereka berhasil menyumbang poin bagi kemenangan telak Indonesia atas Myanmar, Selasa (3/2).
Berlaga di Qingdao Qonson Gymnasium, Qingdao, Tiongkok, Rian/Rahmat tampil dominan atas pasangan Myanmar, Hein Htut/Phone Htet Zaw, dan dalam durasi tanding yang relatif singkat, ganda putra kombinasi baru ini menyudahi pertandingan dengan skor meyakinkan (21-13, 21-12).

BATC 2026: Tim Putra Indonesia Sikat Myanmar
Kemenangan ini diraih bukan tanpa hambatan. Rian Ardianto mengungkapkan bahwa adaptasi fisik menjadi tantangan terbesar saat ini.
Perubahan suhu yang drastis dari turnamen sebelumnya di Thailand, jadi faktor utama yang memengaruhi pola permainan mereka di lapangan.
“Hari ini kami masih mencari pola-pola permainan karena dari kemarin pertandingan terakhir di Thailand, shuttlecock-nya beda, kondisi cuaca juga beda, di Thailand panas, di sini sangat dingin, jadi butuh adaptasi,” ujar Rian dalam keterangan resmi PBSI.
Menurut Rian, perbedaan suhu udara sangat memengaruhi laju shuttlecock, sehingga perlu penyesuaian teknis yang cepat. Meski begitu, ia pastikan kesiapannya untuk terus memberikan kontribusi maksimal bagi tim di partai-partai selanjutnya.
“Semoga dengan partner baru ini bisa terus menjaga permainan, bisa menjaga performa, dan juga harapannya bisa terus menunjukkan tren positif,” kata Rian optimistis
Kemenangan Rian/Rahmat sempurna sudah (5-0) Indonesia atas Myanmar laga pembuka ini. Hasil ini membawa tim putra Indonesia bertengger di puncak klasemen sementara Grup D, mengungguli Myanmar dan rival bebuyutan, Malaysia.
Ujian sesungguhnya bagi skuad Indonesia akan tersaji pada Kamis (5/2), Indonesia menghadapi Malaysia, memperebutkan posisi juara grup. Pertandingan krusial tersebut akan digelar di Court 3, Qingdao Qonson Gymnasium, mulai pukul 17.00 WIB.
Sementara tim putri Indonesia baru membuka kiprahnya di BATC 2026, menghadapi Hong Kong, hari ini (4/2).
Jadwal pertandingan BATC 2026
Rabu, 4 Februari 2026
- 08.00 WIB: Babak grup
- 12.00 WIB: Babak grup
- 16.00 WIB: Babak grup
Kamis, 5 Februari 2026
- 08.00 WIB: Babak grup
- 12.00 WIB: Babak grup
- 16.00 WIB: Babak grup
Jumat, 6 Februari 2026
- 09.00 WIB: Perempat final
- 16.00 WIB: Perempat final
Sabtu, 7 Februari 2026
- 09.00 WIB: Semifinal
- 16.00 WIB: Semifinal
Minggu, 8 Februari 2026
- 09.00 WIB: Final
- 16.00 WIB: Final.
(adm/amr)
Berita Olahraga Lainnya
