iMSPORT.TV – Pertandingan final AFC Futsal 2026 antara Timnas Futsal Indonesia lawan Iran menjadi momen paling bersejarah dalam olahraga futsal Indonesia. Bukan hanya karena ini merupakan final pertama yang berhasil diraih skuad Garuda sejak keikutsertaan mereka di ajang itu, tetapi juga karena cara mereka mampu bersaing ketat melawan “raja futsal Asia”, Iran, yang telah menjuarai turnamen ini 13 kali sebelumnya dan merupakan finalis berulang sepanjang sejarah kompetisi.
Sejak awal laga, Indonesia menunjukkan keberanian yang luar biasa menghadapi tim futsal peringkat 5 dunia tersebut. Tim asuhan Hector Souto mampu mencetak tiga gol di babak pertama dan sempat unggul 3–1 atas Iran, menjadi sebuah prestasi yang membuktikan perkembangan signifikan futsal Indonesia. Performa ini bukan hanya sekadar mengejar poin, tetapi sebuah pernyataan bahwa Indonesia mampu menekan, menyerang dan meladeni permainan cepat khas Iran yang selama ini mendominasi futsal Asia.
Final AFC Futsal 2026 : Lawan Iran, Bukti Indonesia Sudah Setara Raksasa Asia
Sebagai tim besar, Iran sendiri tak mau kalah. Mereka memperlihatkan pengalaman dan ketenangan di momen krusial, mampu bangkit, menyamakan skor 4–4, dan membuat laga harus dilanjutkan hingga perpanjangan waktu. Ini menunjukkan kualitas dan kedalaman skuad Iran yang menjadi ciri khasnya selama puluhan tahun terakhir, yang tidak cuma dominan di Asia, tapi juga kompetitif di kancah dunia.
Masuk ke adu penalti, ketegangan meningkat tajam. Adu penalti selalu penuh drama, siapa pun bisa menjadi pahlawan, siapa pun bisa tersungkur. Sayangnya, dalam momen penentu itulah Indonesia gagal unggul (4-5), sehingga titel juara jatuh ke tangan Iran. Hasil ini memang menorehkan kekalahan, tetapi jelas kekalahan yang mengangkat martabat tim Indonesia sebagai penantang serius, bukan sekadar tim tuan rumah yang mudah dilupakan lawan besar.
Apa yang layak diapresiasi dari pertandingan ini adalah semangat juang, keberanian tak kenal takut, dan level permainan yang dibawa Indonesia sepanjang turnamen. Mereka tidak hanya tampil sebagai tuan rumah yang penuh semangat, namun juga sebagai tim yang mulai ditakuti di Asia. Lolos ke final dan memaksakan adu penalti melawan tim terbaik Asia, adalah pencapaian besar yang patut dikenang dan dibangun lagi untuk masa depan futsal Indonesia.
Meski juara tak berpihak kepada Indonesia, ini tetap langkah sejarah, sebuah momen yang akan jadi inspirasi generasi futsal berikutnya untuk terus bermimpi dan melangkah lebih jauh di panggung Asia maupun dunia.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
