Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Janice Tjen di Level Elite, Sudah Ditunggu Ratu Qatar Open

iMSPORT.TV – Setelah Abu Dhabi Open 2026, petenis kebanggaan Indonesia Janice Tjen, langsung tancap gas ke turnamen lebih prestisius, Qatar Open 2026.

Abu Dhabi Open berkelas WTA 500, sedangkan Qatar Open berada di level lebih tinggi, WTA 1000.

Perbedaan utama kedua kategori turnamen tenis wanita dunia itu terletak pada jumlah poin peringkat, hadiah uang, prestise, dan kekuatan lapangan (kualitas pemain).

WTA 1000 menawarkan 1000 poin berbanding 500 poin di WTA 500. WTA 1000 adalah turnamen wajib teratas di bawah Grand Slam.

Turnamen WTA 1000 umumnya wajib diikuti pemain top dunia, berhadiah lebih besar, dan undian (draw) lebih kompetitif.

Di Abu Dhabi Open yang baru saja selesai, Janice Tjen sempat melaju ke putaran 16 besar tunggal, sebelum dihentikan Liudmila Samsonova dari Rusia.

Sedang di nomor ganda, berpasangan dengan petenis Filipina Alexandra Eala, Janice merangsek sampai perempat final, sebelum dikalahkan pasangan Zhang Shuai/Cristina Bucsa.

Kini, petenis nomor 1 Tanah Air itu bersiap tampil di Qatar Open 2026 dan mendapatkan undian menghadapi Sorana Cirstea di putaran 64 besar.

Janice akan meladeni petenis Rumania itu di Khalifa International Tennis and Squash Complex, Doha, Qatar, Minggu (8/2/2026) hari ini, pukul 14.00 WIB.

Di fase tersebut disediakan hadiah uang 18.300 dolar AS atau Rp308.455.650 (kurs Rp16.855).

Jika menang, Janice sudah ditunggu petenis nomor 2 dunia dari Polandia, Iga Swiatek, di putaran 32 besar yang menyiapkan hadiah 26.000 dolar AS.

Mantan peringkat nomor 1 dunia tersebut adalah ratu Qatar Open, karena hanya dia yang pernah tiga kali berturut-turut jadi juara, dari 2022 – 2024.

Petenis berusia 24 tahun itu langsung masuk putaran 32 besar, karena mendapat bye di 64 besar.

Janice Tjen di Level Elite, Sudah Ditunggu Ratu Qatar Open

Bagaimana peluang Janice Tjen menghadapi Sorana Cirstea?

Cirstea tiba di Qatar dengan penampilan gemilang di Transylvania Open 2026, lolos ke final dan bertemu Emma Raducanu pada Sabtu ini kemaren.

Tur WTA 2026 adalah musim terakhirnya sebagai petenis profesional, karena sudah merencanakan gantung raket akhir tahun ini.

Petenis peringkat 36 dunia ini untuk pertama kalinya siap meladeni bintang muda Indonesia yang sedang naik daun, Janice Tjen.

Pemain berusia 35 tahun itu berharap dapat menggunakan pengalaman dan kepiawaiannya dalam mengatasi pertandingan pembuka yang sulit.

Berada di peringkat 47 dunia dan terus menunjukkan potensi untuk membawa performa sensasionalnya ke level tertinggi, Janice tak bisa dianggap remeh.

The Stats Zone menilai, petenis muda Indonesia ini belum menemukan konsistensi sejauh tahun ini, sementara Cirstea melanjutkan penampilan luar biasa di akhir musim lalu pada Januari dan Februari.

Dengan perhitungan itu, Cirstea diunggulkan menang atas Janice Tjen.

Kita lihat hasilnya..

(adm/amr)

Berita Olahraga Lainnya :