iMSPORT.TV – Dunia tenis Indonesia baru saja menyaksikan momen bersejarah di Center Court. Meski papan skor menunjukkan angka 0-6, 3-6 untuk keunggulan Iga Swiatek, penampilan Janice Tjen di babak 32 besar turnamen WTA 1000 Doha ini jauh dari kata mengecewakan.
Bagi Janice, menghadapi petenis peringkat 2 dunia dan peraih 6 gelar Grand Slam bukanlah sebuah kemunduran, melainkan sebuah pelajaran kelas dunia yang sangat berharga.
Mentalitas Baja Setelah “Bagel”
Pertandingan dimulai dengan dominasi penuh dari Iga Swiatek. Di set pertama, Janice harus menerima skor bagel (0-6). Namun, di sinilah letak keistimewaan Janice. Alih-alih terpuruk, ia justru menunjukkan mentalitas pejuang di set kedua.
Janice mulai menemukan ritme permainannya, memberikan perlawanan sengit, dan bahkan sempat menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Keberaniannya melepaskan pukulan-pukulan berisiko di hadapan sang juara bertahan membuktikan bahwa ia tidak gentar bermain di panggung elit.
Kekalahan yang Terasa Seperti Kemenangan: Perlawanan Berani Janice Tjen Lawan Iga Swiatek di Doha
Loncatan Karier yang Fantastis
Kehadiran Janice di Doha kali ini bukan sekadar pelengkap. Berstatus sebagai pemegang wildcard, ia berhasil menorehkan catatan luar biasa sepanjang turnamen, termasuk:
- Menumbangkan Raksasa: Kemenangan atas petenis top dunia, Beatriz Haddad Maia, menjadi bukti kualitasnya.
- Lonjakan Peringkat: Berkat performanya di Doha, Janice kini meroket ke peringkat No. 46 WTA.
- Jam Terbang Tinggi: Bermain di Center Court melawan pemain level atas adalah pengalaman yang tidak bisa dibeli dengan materi.
Masa Depan Cerah Tenis Indonesia
Kekalahan ini sejatinya adalah sebuah batu loncatan. Power dan mental bertarung yang ditunjukkan Janice memberi sinyal kuat bahwa tenis Indonesia kembali hadir di peta persaingan elit dunia. Janice Tjen telah membuktikan bahwa ia siap bersaing secara konsisten di level WTA 1000.
Perjalanan Janice di Doha mungkin terhenti di tangan Iga Swiatek, namun ia pulang dengan kepala tegak dan rasa bangga dari seluruh pecinta olahraga di tanah air.
“Keep your head up, Janice! Indonesia is proud.”
(rby/amr)
Berita Olahraga Lainnya :
