iMSPORT.TV – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) resmi membatalkan keikutsertaan Thalita Ramadhani Wiryawan dalam turnamen Orleans Masters 2026.
Langkah ini diambil sebagai respons atas situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, yang dinilai masih berisiko bagi perjalanan internasional.
Thalita rencananya akan tampil dalam Orleans Masters 2026 pada 17–22 Maret 2026 di Palais des Sports, Orleans, Prancis.
Berdasarkan hasil undian, ia seharusnya memulai perjuangannya lewat babak kualifikasi dengan menghadapi Tonrug Saeheng asal Thailand.
Namun, pelatih tunggal putri Indonesia, Imam Tohari, menarik mundur Thalita setelah mempertimbangkan faktor keamanan sang pemain. Apalagi, ia harus berangkat seorang diri di tengah konflik yang masih memanas di Timur Tengah yang menjadi jalur perlintasan penerbangan.

PBSI Tarik Thalita di Orleans Masters 2026, Ada Apa?
“Thalita Ramadhani Wiryawan diputuskan untuk tidak tampil pada Orleans Masters 2026 dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan dalam perjalanan menuju lokasi turnamen, ” kata Imam dalam keterangan PBSI, Senin (16/3/2026).
“Saat ini situasi yang masih cukup dinamis di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu pertimbangan utama kami. Ditambah dengan kondisi Thalita yang harus melakukan perjalanan seorang diri, hal tersebut dinilai dapat meningkatkan potensi risiko selama perjalanan,” tambahnya.
Imam menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil dari pertimbangan bersama antara tim pelatih dan federasi. Sebab, PBSI tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun terhadap pemain berusia 18 tahun tersebut dan memilih mengalihkannya ke turnamen lain.
“Keputusan ini diambil semata-mata untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan atlet tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.
“Thalita akan kembali fokus mempersiapkan diri dan bertanding untuk turnamen berikutnya dalam situasi yang lebih komprehensif,” pungkas Imam menambahkan.
Sekadar mengingatkan, turnamen Super 300 ini akan berlangsung mulai hari ini, Selasa, 17 Maret 2026, waktu setempat.
Penyelenggara menyediakan hadiah total USD250.000 (Rp2,4 miliar) bagi peserta yang berpartisipasi di dalamnya
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
