Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

BWF Kirim Aturan ke Atlet Indonesia, Imbas Isu Match Fixing

iMSPORT.TV –  Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengirimkan aturan integritas terbaru kepada para atlet Indonesia, untuk dipelajari.

Langkah tersebut dilakukan di tengah penyelidikan dugaan pengaturan pertandingan atau match fixing yang menyeret sejumlah nama pebulu tangkis Indonesia.

Seperti yang disampaikan pebulu tangkis Indonesia, Amri Syahnawi, di Jakarta, Rabu (12/8/2026). Amri mengatakan, BWF secara rutin mengingatkan atlet mengenai pentingnya menjaga integritas dalam pertandingan, buntut dugaan pelanggaran integritas.

Selain kiriman dari BWF itu, Amri mengatakan bahwa, pihak Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melalui pelatih juga selalu mengingatkan integritas ke para atlet.

Iya selalu di-remind [diingatkan]. Terakhir beberapa minggu lalu dikirim aturan baru, masukan dari BWF ke kita,” kata Amri ke media usai latihan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (13/8).

Untuk dipelajari lagi karena banyak banget. Emang harus kita teliti lah, hati-hati,” imbuh dia.

Pasangan Amri di ganda campuran, Nita Violina Marwah, menyampaikan hal serupa. Dia mengatakan pihak PBSI terus mengingatkan para atlet terkait integritas.

Mungkin pengurus ke pelatih, jadi pelatih ke atletnya,” kata Nita saat ditanya apakah ada sosialisasi yang lebih rinci dari PBSI soal integritas atlet bulu tangkis.

BWF Kirim Aturan ke Atlet Indonesia, Imbas Isu Match Fixing

Dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan atlet Indonesia tengah menjadi sorotan. Awal Agustus lalu, PBSI mengakui bahwa BWF sedang menjalankan proses terkait dugaan pelanggaran integritas pemain bulutangkis Indonesia.

PP PBSI mengetahui bahwa BWF saat ini sedang menjalankan proses pengadilan independen (judicial proceeding) terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia,” demikian pernyataan resmi PBSI.

PP PBSI, menghormati dan mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan BWF sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulu tangkis, serta menghormati independensi proses yang sedang berlangsung.

PBSI lantas meminta masyarakat untuk menunggu keputusan akhir BWF.

Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat untuk menghormati proses yang sedang berjalan serta menghindari spekulasi hingga terdapat keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF.”

Di tengah isu pelanggaran integritas itu, Amri/Nita menegaskan, ingin tetap fokus ke persiapan jelang Kejuaraan Dunia. Amri mengatakan, banyak PR yang harus diselesaikan dengan Nita terkait permainan mereka.

Saya mau fokus sama perkembangan diri saya, perkembangan sama partner juga. Banyak yang harus, PR-nya harus diberesin dari kita berdua juga,” ujar atlet kelahiran 1998 ini.

(adm/amr)

Berita Olarhaga Lainnya :