iMSPORT.TV – Penampilan impresif Veda Ega Pratama pada Moto3 Malaysia 2026 menghadirkan kebahagiaan besar bagi Honda Team Asia. Manajer tim, Hiroshi Aoyama, bahkan terlihat mengusap air mata setelah pembalap Indonesia tersebut finis di posisi kedua di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026).
Hasil runner-up pada seri ke-19 itu menjadi capaian terbaik Veda sepanjang musim debutnya di Moto3. Pembalap berusia 17 tahun tersebut sebelumnya pernah naik podium ketiga di Goiania, Brasil, pada Maret lalu.
Dalam balapan di Sepang, Veda tampil kompetitif dalam persaingan grup terdepan. Ia mampu menjaga ritme hingga lap-lap akhir setelah Maximo Quiles dari CFMoto Gaviota Aspar melesat untuk mengamankan kemenangan.
Aoyama mengapresiasi kemampuan Veda dalam mengatur jalannya balapan hingga berhasil mengamankan posisi kedua.
“Veda bertarung di grup terdepan sejak awal dan dapat mengatur balapannya dengan baik hingga akhir,” puji Aoyama melalui rilis Honda Team Asia.
“Pada lap-lap terakhir, dia memiliki kesempatan untuk memacu dan mengeksekusi manuvernya, dan dia melakukan pekerjaan hebat untuk mengamankan posisi kedua.”
“Sebuah performa yang fantastis,” imbuh mantan Juara Dunia 250cc tersebut.
Aoyama Menangis! Veda Buktikan Diri Aset Berharga Honda
Lampaui Rekor Rookie Ai Ogura
Podium di Malaysia semakin memperkuat catatan positif Veda pada musim pertamanya. Sejauh ini, ia telah mengoleksi dua podium, satu pole position, dan satu catatan lap tercepat dalam balapan.
Hasil di Sepang, sekaligus membuatnya menempati posisi ketujuh klasemen sementara Moto3 dengan 131 poin. Jumlah tersebut melampaui pencapaian rookie Honda Team Asia sebelumnya, Ai Ogura, yang mengumpulkan 109 poin pada musim 2019.
Hasil di Sepang sekaligus menjadi runner-up terbaik Honda Team Asia sejak Taiyo Furusato memenangi balapan di sirkuit yang sama pada tahun lalu.
Penampilan Veda semakin menarik karena ia mampu menghadapi tekanan dari sejumlah pembalap. Meski sempat turun ke posisi keempat setelah disalip Hakim Danish di Tikungan 1, ia berhasil kembali ke persaingan podium.
Veda kemudian melewati David Almansa dan Danish sebelum menghadapi Alvaro Carpe. Ia juga mampu mempertahankan posisinya dari serangan lawan menjelang lap terakhir.
Masa Depan Veda di Honda
Performa tersebut menjadi modal penting bagi Honda Team Asia dalam mengembangkan talenta muda. Di tengah persaingan Moto3 yang didominasi KTM dalam beberapa musim terakhir, Veda mampu menunjukkan bahwa motor Honda masih bisa bersaing melalui kerja keras dan strategi balapan.
Honda sendiri tengah berupaya memperbaiki daya saingnya di level Grand Prix. Kepergian sejumlah pembalap berbakat, termasuk Ai Ogura yang memilih bergabung dengan Trackhouse di MotoGP, menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi pabrikan Jepang tersebut.
Kini, Veda menjadi salah satu aset yang patut diperhitungkan dalam proyek pengembangan pembalap Honda. Mengutip Speedweek com, pembalap asal Gunungkidul itu telah diproyeksikan naik ke kelas Moto2 pada 2028.
Artinya, Veda masih memiliki waktu untuk mengasah kemampuan di Moto3 sebelum menghadapi tantangan kelas yang lebih tinggi. Hasil di Sepang menjadi bukti perkembangan sekaligus sinyal positif bagi masa depannya bersama Honda.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
