Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fakta Veda Ega Pratama Ukir Sejarah! Runner-up Moto3 Malaysia 2026

iMSPORT.TV –  Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencatatkan hasil membanggakan pada balapan Moto3 Malaysia 2026. Tampil di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026), rider Honda Team Asia tersebut sukses mengamankan posisi kedua setelah melewati pertarungan sengit hingga lap terakhir.

Hasil ini menjadi pencapaian terbaik Veda sepanjang musim debutnya di kelas Moto3. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu sekaligus membuktikan kemampuannya bersaing dengan para pembalap papan atas di kejuaraan dunia.

Meski harus memulai perlombaan dari baris ketiga (posisi kedelapan), Veda langsung menunjukkan kecepatan dengan naik dua posisi ke urutan keenam pada lap pertama.

Veda perlahan memperbaiki posisinya. Pada lap kedelapan, ia berhasil menembus tiga besar setelah melewati Almansa dan pembalap tuan rumah, Hakim Danish.

Memasuki lap-lap terakhir, persaingan semakin memanas. Veda bahkan sempat turun ke posisi keempat setelah mendapat tekanan dari para rivalnya pada lap ke-11.

Namun, pembalap Indonesia tersebut tidak kehilangan momentum. Ketika balapan menyisakan dua putaran, Veda kembali menemukan celah untuk merebut posisi kedua.

Puncaknya terjadi pada lap terakhir. Carpe dan Danish melancarkan serangan untuk mengambil posisi Veda. Akan tetapi, pembalap berusia muda itu mampu mempertahankan konsistensi dan kembali mengamankan posisi kedua hingga garis finis.

Maximo Quiles keluar sebagai pemenang Moto3 Malaysia 2026 dengan catatan waktu 33 menit 7,634 detik. Veda menyelesaikan balapan di posisi kedua, disusul Alvaro Carpe di peringkat ketiga. Hakim Danish harus puas menempati urutan keempat.

Tambahan 20 poin dari hasil di Sepang membuat koleksi Veda meningkat menjadi 131 poin. Ia kini menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2026.

Fakta Veda Ega Pratama Ukir Sejarah! Runner-up Moto3 Malaysia 2026

Pencapaian tersebut melampaui hasil terbaik sebelumnya, yakni finis ketiga pada Grand Prix Brasil, Maret lalu.

Hasil di Malaysia juga menjadi penebusan setelah Veda gagal memanfaatkan pole position yang diraihnya di Moto3 Australia. Balapan di Phillip Island sebelumnya dibatalkan akibat kondisi cuaca buruk.

Dengan demikian, Veda berhasil mengubah momentum tersebut menjadi podium kedua di Sepang. Ia kini memiliki dua podium sepanjang musim 2026.

Hasil Moto3 Malaysia memperlihatkan perkembangan positif dalam kemampuan kompetitifnya. Memulai balapan dari posisi kedelapan, ia mampu memperbaiki posisi dan bersaing langsung dengan para pembalap yang lebih berpengalaman.

Hal menarik dari penampilan Veda adalah kemampuannya menjaga ketenangan ketika menghadapi tekanan. Meski sempat kehilangan posisi akibat persaingan ketat, ia mampu kembali menyerang dan mengamankan posisi kedua.

Podium di Sepang juga menjadi sinyal bahwa Veda bukan sekadar pembalap muda yang mampu tampil cepat dalam sesi kualifikasi. Ia mulai menunjukkan kemampuan untuk menerjemahkan kecepatan menjadi hasil nyata dalam balapan.

Dengan masih adanya seri tersisa, pencapaian ini menjadi modal penting bagi Veda untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir Moto3 2026.

Bagi Indonesia, keberhasilan Veda meraih podium kedua di Malaysia menjadi kabar positif sekaligus harapan baru bagi masa depan balap motor Tanah Air di level dunia.

(amr/adm)

Berita Olahraga Lainnya :