Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ancaman Sanksi Berat: Cristiano Ronaldo Terancam Larangan Bermain 6 Bulan!

iMSPORT.TV — Cristiano Ronaldo kini menghadapi situasi pelik. Bintang berusia 41 tahun ini berpotensi menerima sanksi berat. Pasalnya, ia nekat meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal. Insiden ini terjadi di tengah perselisihannya dengan sang pelatih, Jorge Jesus.

Perselisihan ini bermula dari laga melawan Norwegia. Saat itu, Portugal sukses meraih kemenangan. Namun, Ronaldo hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Oleh karena itu, ia langsung menuju ruang ganti setelah laga usai. Selanjutnya, CR7 juga membolos dari sesi latihan timnas. Padahal, skuad Portugal sedang bersiap melawan Denmark di Kopenhagen. Sebaliknya, ia justru pergi ke hotel untuk berlatih sendirian.

Aturan Disiplin FPF dan Sinyal Pensiun

Tindakan indisipliner ini tentu memicu reaksi keras. Akibatnya, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) siap bertindak tegas. Menurut laporan ESPN dan Sportbible, sanksi berat sudah menanti Ronaldo. Berdasarkan Pasal 160 Peraturan Disiplin FPF, pemain indisipliner bisa dihukum panjang. Jika meninggalkan timnas tanpa alasan sah, larangan bermain 1 hingga 6 bulan bisa dijatuhkan. Selain itu, denda finansial juga akan diberikan. Pemain profesional bisa didenda antara 510 hingga 1.020 Euro. Angka ini setara dengan Rp 10,2 juta hingga Rp 20,4 juta.

Meski begitu, hukuman ini bisa saja batal diterapkan. Syaratnya, Ronaldo benar-benar memutuskan pensiun dari panggung internasional. Di sisi lain, sang kakak, Elma dos Santos Aveiro, ikut angkat bicara. Melalui Instagram, ia melontarkan kritik tajam. Elma menyebut masyarakat Portugal penuh rasa iri dan merendahkan. Pada akhirnya, ia menulis pesan perpisahan yang menyentuh. “Terima kasih untuk semuanya, CR7!” tulisnya singkat. Tentu saja, ucapan ini memicu rumor pensiun sang legenda.

Cristiano Ronaldo

Permintaan Maaf Cristiano Ronaldo aka Sang Kapten Portugal

Sejak debut pada 2003, Ronaldo telah mencetak 146 gol dari 234 laga. Bahkan, ia juga sukses mempersembahkan gelar Piala Eropa dan UEFA Nations League. Namun, karier gemilangnya kini berada di ujung tanduk. Sementara itu, Ronaldo sendiri belum mau merinci alasannya mundur. “Pada waktunya nanti, saya akan memberi tahu seluruh rakyat Portugal,” ujarnya.

Kemudian, ia juga meminta maaf secara terbuka di media sosial. “Saya meminta maaf, tapi saya tahu setiap tindakan ada konsekuensinya,” tulis Ronaldo. Terakhir, ia menegaskan bahwa aturan berlaku untuk semua pemain tanpa terkecuali.

(adm/dfd)

Berita Lainnya: