iMSPORT.TV — Kontingen Indonesia memberangkatkan kekuatan penuh sebanyak 430 pahlawan olahraga untuk berjuang di ajang Asian Games 2026. Menariknya, dari ratusan wakil Merah Putih tersebut, terdapat rentang jarak usia yang sangat jauh dan unik, membentang dari Srikandi belia belasan tahun hingga atlet kawakan yang hampir menginjak usia setengah abad.
Meski terpaut usia yang sangat jauh, semangat mereka tetap satu: mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga multicabang terbesar se-Asia. Berikut adalah profil atlet termuda dan tertua yang memperkuat Indonesia di ajang Asian Games tahun ini.

Mikhayla Shanum Caya: Srikandi Skateboard Berusia 11 Tahun
Status atlet paling belia di kontingen Indonesia pada Asian Games 2026 kali ini diemban oleh Mikhayla Shanum Caya. Hebatnya, ia turun mewakili Merah Putih di cabang olahraga skateboard pada usia yang baru menginjak 11 tahun 11 bulan!
Kehadiran Mikhayla seolah meneruskan tradisi apik skateboard sebagai “pabrik” penyumbang atlet muda berbakat bagi Indonesia. Pada edisi Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang lalu, Indonesia juga diperkuat oleh Aliqqa Kayyisa Noverry yang saat itu baru berusia 9 tahun.
Selain Aliqqa, ada pula sosok Bunga Nyimas yang masih memegang rekor sebagai atlet termuda penyumbang medali untuk Indonesia. Saat itu, Bunga sukses merengkuh medali perunggu di usia 12 tahun pada Asian Games 2018.
Woli Hamsan: Sang Penembak Jitu Berusia 47 Tahun
Jika Mikhayla menjadi wakil termuda, maka predikat atlet paling senior di kontingen Indonesia jatuh kepada Woli Hamsan. Atlet kawakan ini turun membela Merah Putih di cabang olahraga menembak, tepatnya pada nomor Men’s Skeet Individual.
Pada pergelaran Asian Games 2026 ini, Woli Hamsan tercatat berusia 47 tahun 7 bulan. Menariknya, rekor atlet tertua Indonesia sepanjang sejarah Asian Games masih dipegang kukuh oleh Michael Bambang Hartono. Pada Asian Games 2018 silam, bos Djarum tersebut tampil mewakili Indonesia di cabang olahraga bridge pada usia 78 tahun.
Misi Mengejar 4 Medali Emas
Pada Asian Games 2026 ini, Pemerintah Indonesia menargetkan raihan 4 medali emas. Proyeksi kepingan emas tersebut diharapkan datang dari sejumlah cabang olahraga andalan, seperti bulu tangkis, angkat besi, hingga panjat tebing.
Hingga Selasa (22/9/2026) siang, Indonesia masih bertengger di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 1 medali perak dan 6 perunggu. Sebagai perbandingan, pada edisi Asian Games 2022 lalu (digelar 2023), Kontingen Indonesia berhasil mengakhiri turnamen di posisi ke-13 klasemen akhir berkat torehan 7 emas, 11 perak, dan 18 perunggu.
(adm/dfd)
Berita Lainnya:
