Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Asian Para Games 2026: Adyos Astan Bawa Misi Ganda

iMSPORT.TV –  Atlet para tenis meja Indonesia, Adyos Astan, mengemban dua misi pada Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Selain memburu hasil terbaik, ia ingin membagikan pengalaman kepada atlet junior agar semakin siap menghadapi persaingan.

“Selain kita masih berfungsi sebagai atlet, kita juga sebagai senior sering memberi advice, memberi masukan, memberi semangat supaya mereka lebih bersemangat dalam melakukan pertandingan,” kata Adyos di Sky Hall Toyota, Aichi, Jepang, Jumat.

Adyos mengawali perjuangannya dengan hasil positif. Pada penyisihan Grup F tunggal putra kelas 4-5, ia mengalahkan wakil Nepal, Digam Chemjong, dengan skor 11-1, 11-6, 11-3.

Kemenangan tiga gim langsung itu menjadi modal menghadapi dua pesaing lainnya di grup, yakni Wanchai Chaiwut dari Thailand dan Yoy Kosal asal Kamboja.

“Hari ini mudah-mudahan jadi satu modal, jadi tambah semangat untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Di tengah persaingan, Adyos juga menjalankan peran sebagai pemain senior dengan memberikan masukan kepada atlet yang lebih muda.

“Kebetulan saya sudah cukup senior dalam dunia tenis meja, jadi kita banyak memberi masukan atau pelajaran kepada generasi penerus kita, adik-adik kita yang masih junior. Supaya mereka lebih semangat, lebih giat dalam berlatih,” kata dia.

Asian Para Games 2026: Adyos Astan Bawa Misi Ganda

Adyos menilai kemampuan para atlet di level Asia relatif merata. Karena itu, kesiapan fisik, kondisi tubuh, dan mental saat bertanding dapat menjadi faktor penentu.

“Sebenarnya dalam setiap pertandingan itu rata-rata sudah memiliki kemampuan atau teknik yang sama. Tinggal bagaimana pada saat pertandingan, siapa yang lebih siap, siapa yang lebih bugar dan siapa yang kondisinya lebih bagus,” katanya.

Ia memilih fokus tampil maksimal tanpa memasang target berlebihan.

“Kita berusaha supaya tampil maksimal saja,” ujarnya.

Adyos juga berharap para atlet Indonesia mampu melangkah hingga babak akhir kompetisi.

“Saya berharap tim kita ini cukup bagus kali ini. Saya berharap dari masing-masing kita, salah satu, salah dua atau salah tiga misalnya bisa tembus sampai babak semifinal maupun final. Itu harapan saya,” kata Adyos.

Adyos tidak hanya mengejar prestasi pribadi, tetapi juga berupaya memperkuat mental dan kesiapan generasi penerus. Kemenangan pada laga pembuka menjadi modal positif, sementara pengalamannya sebagai atlet senior dapat membantu tim Indonesia menghadapi persaingan ketat di Asian Para Games 2026.

(amr/adm)

Berita Olahraga Lainnya :