Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

BATC 2026 : Tim Putri Indonesia Tembus Semifinal

iMSPORT.TV – Lolosnya tim bulu tangkis putri Indonesia ke semifinal Badminton Asia Team Championship (BATC) 2026 bukan sekadar hasil tipis 3-2 atas Thailand. Ini adalah potret mental tim yang mulai matang. Dalam laga beregu, kualitas teknik penting, tapi ketangguhan mental sering jadi pembeda. Indonesia sempat tertinggal dua kali, namun mampu bangkit. Pola ini menunjukkan bahwa skuad putri Merah Putih tidak lagi mudah goyah saat berada di bawah tekanan.

Peran Ester Nurumi Tri Wardoyo sebagai penentu kemenangan patut diberi sorotan, bukan karena dramanya semata, tetapi karena konteksnya. Turun di partai terakhir, beban psikologis jelas besar. Di momen seperti ini, banyak atlet muda justru “kaku” karena takut kalah. Ester memilih cara berbeda: menjadikan tegang sebagai bahan bakar. Ini sinyal bagus bahwa generasi muda Indonesia mulai terbiasa hidup di bawah tekanan pertandingan beregu.

Puji Tuhan sangat bersyukur jadi penentu di partai kelima ini. Yang pasti sangat senang bisa menyumbang poin buat Indonesia walaupun tadi awal-awalnya ya ada tegangnya juga, hanya karena tegang itu saya jadiin motivasi supaya bisa berjuang maksimal. Tidak ada rahasia khusus saya bisa selalu tampil baik di turnamen beregu, saya hanya mau menunjukkan yang terbaik untuk tim dan buat masyarakat Indonesia.“ungkap Ester.

Namun, kemenangan ini juga mengungkap sisi lain yang perlu dikritisi. Indonesia kerap memulai laga dengan kurang meyakinkan. Kekalahan tunggal pertama dan tunggal kedua membuat tim harus terus mengejar. Pola “kejar-kejaran” seperti ini tidak selalu aman, apalagi jika lawan di semifinal adalah Korea Selatan, tim yang dikenal stabil dan disiplin. Melawan tim dengan struktur sekuat Korea, Indonesia tidak bisa berharap selalu diselamatkan di partai terakhir. Margin kesalahan akan jauh lebih kecil.

Dari sisi ganda, performa Febriana/Meilysa serta Amallia/Fadia memberi harapan. Dua kemenangan ganda ini menunjukkan bahwa sektor ganda putri Indonesia masih menjadi tulang punggung di laga beregu. Dalam format beregu, memiliki sektor yang relatif stabil bisa menjaga tim tetap “hidup” meski tunggal terpeleset. Masalahnya, ketergantungan berlebihan pada sektor tertentu juga berisiko jika lawan berhasil mengunci titik kuat tersebut.

BATC 2026 : Tim Putri Indonesia Tembus Semifinal

Kisah Ester yang baru pulih dari cedera juga memberi dimensi lain pada kemenangan ini. Comeback dari cedera bukan cuma soal fisik, tapi soal keberanian mempercayai tubuh sendiri. Performanya melawan Thailand menunjukkan progres positif, meski ia mengakui sempat kehilangan fokus. Terpenting, proses kembali ke ritme pertandingan berjalan. BATC bisa menjadi panggung pemanasan mental sebelum target yang lebih besar di kalender internasional.

Melawan Korea Selatan di semifinal, Indonesia butuh lebih dari sekadar semangat. Start harus lebih rapi, pengelolaan poin krusial perlu lebih dingin, dan rotasi pemain harus dimaksimalkan. Kemenangan atas Thailand patut dirayakan, tapi jangan sampai euforia menutupi lubang-lubang kecil yang terlihat jelas.

Hasil tim Indonesia vs Thailand di Badminton Asia Team Championship 2026

WS1: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Busanan Ongbamrungphan 22-24, 18-21.
WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Tidapron Kleebyeesun/Nattamon Laisuan 21-14, 21-18.
WS2: Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Pitchamon Opatniputh 21-19, 17-21, 13-21.
WD2: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Hathaithip Majid/Napapakorn Tungkasatan 21-13, 21-9.
WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Pornpicha Choeikeewong 21-13, 21-16.

Semifinal ini bukan cuma soal tiket ke final, tapi soal pembuktian arah pembinaan bulu tangkis putri Indonesia. Jika bisa tampil lebih solid dari awal hingga akhir, kemenangan atas Thailand akan dikenang bukan sebagai drama sesaat, melainkan sebagai tanda bahwa tim putri Indonesia berada di jalur yang benar.

(amr/adm)

Berita Olahraga Lainnya :