iMSPORT.TV – Kabar mengejutkan, usai Liverpool secara resmi mengumumkan pemecatan Arne Slot (30/5) dan menunjuk Andoni Iraola sebagai manajer baru mereka. Mantan pelatih Bournemouth yang memiliki gaya main high-pressing dan vertikal ini akan memimpin era baru di Anfield.
Sejumlah media Inggris menilai, keputusan Liverpool mengganti Arne Slot cukup mengejutkan.
Sky Sports menilai keputusan tersebut terasa tidak adil, mengingat Slot pernah membawa Liverpool meraih gelar juara pada musim pertamanya.
“Dari segi manusiawi, rasanya tidak adil jika seorang pelatih dipecat setahun setelah memenangkan Premier League,” kata stasiun olahraga tersebut.
“Sepertinya keputusan ini terutama didasarkan pada alasan teknis sepak bola, terutama terkait gaya bermain.” Skysports. Dilansir Goalcom.
Sedangkan The Athletic berpendapat bahwa para penggemar memainkan peran besar dalam pemecatan Slot.
“Pihak manajemen Liverpool telah mendukung pelatih tersebut sepanjang musim, tetapi ketidakpuasan di kalangan pendukung membuat risiko terlalu besar untuk memulai musim baru bersama Slot.” The Athletic. Dilansir Goalcom.
Era Baru Liverpool Dimulai, Andoni Iraola Datang dengan Rekam Jejak Mentereng
Andoni Iraola merupakan legenda hidup Athletic Bilbao yang berposisi sebagai bek kanan, dengan 500 penampilan.
Iraola memiliki gaya main “Iraola-Ball” yang fokus pada tekanan tinggi, transisi kilat setelah merebut bola, dan memotong jalur operan lawan di area pertahanan sendiri. Gaya itu dinilai sangat cocok dengan identitas Liverpool yang punya historis sepak bola dengan intensitas tinggi.
Perjalanan Karier Kepelatihan Andoni Iraola :
AEK Larnaca (2018–2019): Karier pertamanya di Siprus itu langsung membawa klub AEK lolos ke babak grup UEFA Europe League, dan persembahkan trofi Piala Super Siprus.
Mirandes (2019–2020): Pelatih berusia 43 tahun itu sukses menciptakan sensasi. Mirandes dibawanya menembus semifinal Copa del Rey, usai menyingkirkan tim kasta pertama saat itu, seperti Villarreal dan Sevilla.
Rayo Vallecano (2020–2023): Membawa klub promosi ke La Liga, menembus semifinal Copa del Rey setelah 40 tahun, serta mengalahkan Real Madrid dan Barcelona.
Bournemouth (2023–2026): Mencetak rekor poin tertinggi di Premier League (48 poin) pada 2023/2024, dan menjelma sebagai salah satu tim paling progresif di liga.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
