iMSPORT.TV – Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti Sirkuit Zandvoort saat bintang utama tuan rumah, Max Verstappen, mengalami kecelakaan tragis.
Pembalap Red Bull Racing tersebut harus mengakhiri balapan kandangnya lebih awal.
Kejadian emosional ini terasa kian menyakitkan karena menjadi balapan perpisahan.
GP Belanda dipastikan resmi dihapus dari kalender Formula 1 mulai musim depan. Ribuan pendukung harus menyaksikan nasib naas sang idola.
Padahal, akhir pekan ini sejatinya dibuka dengan gelombang optimisme sangat tinggi.
Pembalap asal Belanda tersebut baru saja menandatangani perpanjangan kontrak fantastis yang akan mengikat komitmennya hingga musim 2030.
F1 2026 Belanda: Perpisahan kelam, Max Verstappen Hancur Berantakan!
Namun, nasib buruk justru menghampiri Max Verstappen yang merupakan peraih empat kali gelar juara dunia F1 tersebut.
Performa jet darat Red Bull terus memburuk sepanjang sesi Sprint. Puncaknya terjadi di tikungan terakhir lap pembuka yang amat basah.
Mobil Max Verstappen mendadak kehilangan kendali di area perbankan, lalu meluncur deras dan menghantam dinding pembatas lintasan.
Benturan keras membuat mobil berhenti total dengan kondisi satu roda depan hancur terlepas.
“Saya rasa saya masih menghantam pembatas,” ujar Verstappen seusai insiden.
“Namun dampak benturan depan jauh lebih baik daripada dari samping, jadi dari sudut pandang itu semua baik-baik saja,” tambah pembalap tersebut.
“Akhir pekan ini tentu saja mengecewakan,” ungkap sang juara dunia empat kali itu saat ditanya kesan keseluruhan.
“Saya pikir kecepatan mobil mengecewakan, dan akhir pekan ini berakhir menyedihkan. Begitulah merangkumnya.” ujar Max Verstappen.
Kekecewaan mendalam memancar dari raut wajah sang juara bertahan saat meninggalkan area sirkuit.
Momen perpisahan Zandvoort yang digadang-gadang menjadi pesta meriah justru ditutup dengan duka kelam bagi publik tuan rumah.
(adm/amr)
Berita Olahraga Lainnya :
