iMSPORT.TV – FIFA menunjukkan sikap hati-hati namun tegas terkait peluang Iran tampil di Piala Dunia 2026. Di tengah memanasnya situasi politik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, badan sepak bola dunia itu tetap berharap semua tim yang sudah lolos bisa berpartisipasi, termasuk Iran.
Bagi FIFA, Piala Dunia harus tetap menjadi panggung olahraga yang mempersatukan, bukan arena yang dikorbankan konflik politik.
“Kami akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah [tuan rumah] seperti yang selalu kami lakukan dalam situasi apa pun,” kata Grafstrom dilansir dari ESPN.
Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom menegaskan fokus utama organisasi adalah memastikan turnamen berlangsung aman dengan keikutsertaan seluruh peserta. FIFA juga terus menjalin komunikasi dengan tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa muncul menjelang turnamen.
“Saya membaca berita [tentang Iran] pagi ini dengan cara yang sama seperti Anda,” kata Grafstrom dalam acara Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional di Cardiff, Wales, Sabtu (28/1).
“Kami mengadakan pertemuan hari ini dan masih terlalu dini untuk berkomentar secara detail, tetapi kami akan memantau perkembangan seputar semua isu di seluruh dunia.”
FIFA Ingin Iran Tetap ke Piala Dunia, Sepak Bola Tak Mau Dikalahkan Politik
Meski demikian, situasi masih belum sepenuhnya jelas. FIFA memilih memantau perkembangan global sebelum mengambil keputusan lebih jauh. Sikap ini menunjukkan bahwa federasi sepak bola dunia tidak ingin terburu-buru mengambil langkah yang bisa berdampak besar secara politik maupun olahraga.
Kekhawatiran justru datang dari pihak Iran sendiri. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengaku pesimistis negaranya bisa tampil akibat konflik yang sedang berlangsung. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan FIFA sebagai penyelenggara turnamen.
“Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan oleh Amerika Serikat, sepertinya kami tidak bisa menaruh harapan pada Piala Dunia,” kata Taj dilansir dari Marca.
“Akan tetapi para pemimpin olahraga [FIFA] yang harus memutuskan hal itu,” ujarnya menegaskan posisi Iran dalam turnamen sepak bola sejagad tersebut.
Jika Iran benar-benar tampil di fase grup yang digelar di Amerika Serikat, situasinya akan menjadi ujian besar bagi FIFA. Lebih dari sekadar pertandingan, kehadiran Iran akan menjadi simbol bahwa sepak bola masih berusaha berdiri di atas kepentingan politik dunia.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
