iMSPORT.TV – Kelas Moto3 telah melangsungkan agenda tes pramusim resminya di Sirkuit Portimao, Portugal. Di tengah aksi pembalap dunia yang masih junior, ada rider kebanggaan Indonesia, Veda Pratama, yang turut ambil bagian menuju debutnya di Kejuaraan Dunia balap Moto3 musim 2026 nanti.
Hasil tes Moto3 2026 yang berlangsung dua hari di Sirkuit Portimao, jadi panggung unjuk aksi pembalap jagoan Indonesia, Veda Pratama, dan menjadi panggung pembuktian awal bagi Veda meski berstatus rookie.
Sebagai pembalap baru di kelas Moto3, ia berhasil membalikkan prediksi banyak pihak yang sebelumnya menjagokan rival-rival yang memiliki jam terbang lebih tinggi.
Dilansir dari Sky Sports Italia, babak penjajakan berlangsung penuh drama pada hari pembuka (9/2/2026).
Hujan deras yang mengguyur lintasan praktis mengganggu jalannya sesi. Disebutkan bahwa hanya 10 pembalap saja yang akhirnya menginjakkan ban ke trek.
Menariknya, Veda menjadi salah satu yang tetap turun menggilas trek basah Portimao. Pembalap asal Gunungkidul tersebut mengunci waktu terbaik di angka 2 menit, 5,156 detik..
Tempat teratas pada hari pembuka akhirnya diamankan oleh pembalap CIP Green Power, Adrian Curces. Jarak Veda dibandingkan Curces terbetang sebesar 1,836 detik.
Meski belum menjadi yang tercepat, performa Veda sedikit lebih tajam dari rekan setimnya di Honda, Zen Mitani. Hasilnya, Veda menempati posisi ke-7, sementara Mitani berada di bawahnya.
Juga Hakim Danish, rival Veda di Red Bull Rookies Cup, ia kalahkan dalam agenda tes tersebut. Kendati Danish melakukan persiapan lebih awal di Eropa, hasilnya meski cukup baiks, tapi justru belum mengesankan.
Hasil Tes Pramusim Moto3 2026 – Veda Pratama Ungguli Rival di Red Bull Rookies Cup
Dibandingkan dengan hasil tes Veda, pembalap Indonesia itu lebih cepat beradaptasi dengan karakter sirkuit Portimao yang teknis.
Analisis: Media Spanyol, Motosan, menyoroti bahwa, Veda tidak hanya mengejar satu putaran cepat, melainkan menunjukkan konsistensi race pace yang jarang terlihat pada pembalap muda.
“Pembalap Indonesia, Veda Pratama, menghadapi tantangan besar pertamanya di Portimao. Meskipun catatan waktunya masih di luar 20 besar, pendekatannya sangat metodis. Ia tidak mencari satu putaran cepat, melainkan konsistensi, sesuatu yang jarang terlihat pada rookie semuda dia,” tulis laporan media tersebut.
Dari sisi teknis, beberapa jurnalis internasional mencatat bahwa, Veda punya gaya balap yang sangat tenang untuk ukuran pendatang baru di sirkuit ‘rollercoaster’ seperti Algarve.
Minimnya kesalahan fatal hingga crash yang dihindari Veda, menunjukkan bahwa konsentrasinya cukup tinggi saat tes pramusim.
“Veda Ega Pratama di Portimao, tidak melakukan banyak kesalahan fatal (crash), ini menunjukkan bahwa tingkat konsentrasinya sangat tinggi meskipun dia harus mempelajari motor yang benar-benar baru,” laporan Paddock-GP.
Bagi jurnalis Paddock-GP, Veda telah melakukan lebih banyak lap dibanding pembalap lain.
(adm/amr)
Berita Olahraga Lainnya :
