Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Isyaratkan Pertunjukan Terakhir, Jonatan Christie Lempar Pesan Haru Usai Asian Games 2026

iMSPORT.TV— Perjalanan pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, di ajang multievent terbesar se-Asia tampaknya sudah mendekati babak penutup. Lewat unggahan emosional di akun Instagram pribadinya pada Kamis (1/10/2026), pria yang akrab disapa Jojo ini mengisyaratkan bahwa Asian Games Aichi-Nagoya 2026 kemungkinan besar menjadi aksi panggung terakhirnya di level benua.

Usai mendarat di Tanah Air bersama rombongan tim bulu tangkis Indonesia, peraih medali emas Asian Games 2018 Jakarta-Palembang ini langsung menuangkan isi hatinya. Jojo mengaku tetap merasa bersyukur masih diberikan kesempatan mengenakan jersey Garuda di dada untuk ketiga kalinya, meski menyadari fase kariernya kini sudah berada di penghujung usia emas.

“Saya sangat bersyukur masih diberikan kesempatan untuk kembali mewakili Indonesia di Asian Games ketiga saya. Apalagi di usia dan fase perjalanan saya sekarang, saya sadar bahwa mungkin ini akan menjadi Asian Games terakhir saya,” tulis Jojo.

Jonatan Christie Legawa Hadapi Kegagalan dan Evaluasi Diri

Di balik rasa syukurnya, Jojo secara jujur mengakui adanya rasa kecewa yang mendalam atas penampilannya di edisi kali ini. Perjuangannya di nomor beregu sempat tersendat setelah belum berhasil menyumbangkan poin dari tiga laga krusial sejak babak perempat final hingga final.

Langkah Jojo di nomor perseorangan pun harus terhenti di babak perempat final usai takluk dua gim langsung dari wakil Singapura, Loh Kean Yew, dengan skor 14-21 dan 19-21. Kendati hasil di lapangan jauh dari ekspektasi, Jojo memilih berbesar hati dan menjadikan kegagalan tersebut sebagai proses pembelajaran yang berharga.

Pujian Hangat untuk Generasi Penerus

Di tengah rasa penyesalannya, Jojo menaruh rasa bangga dan harapan besar pada regenerasi tunggal putra Indonesia. Secara khusus, ia memberikan apresiasi tinggi kepada dua juniornya, Alwi Farhan dan Moh. Zaki Ubedillah, yang tampil berani membawa Merah Putih di ajang ini.

“Dan apresiasi saya khususnya untuk Alwi & Ubed, well done boys! Kalian menunjukkan permainan dan perjuangan yang luar biasa di Asian Games ini,” puji Jojo.

Ia juga melayangkan rasa hormat kepada Pelatih Kepala Tunggal Putra, Indra Widjaja, yang dinilainya sukses membimbing proses transisi generasi baru tunggal putra Indonesia. Walau memberi sinyal pamit dari panggung Asian Games, Jojo menegaskan bahwa kesempatan membela panji Merah Putih di lapangan akan selalu menjadi kehormatan tertinggi sepanjang hidupnya.

(adm/dfd)

Berita Lainnya: