iMSPORT.TV – Kontingen Indonesia tampil garang pada hari ketujuh SEA Games 2025 Thailand, Senin (15/12) malam.
Skuad Merah Putih sukses mengamankan 9 medali emas tambahan, sebuah capaian yang semakin mengukuhkan posisi Indonesia di peringkat kedua klasemen sementara.
Dengan tambahan ini, total koleksi medali Indonesia menembus angka 55 emas, 65 perak, dan 68 perunggu (Total 188 medali).
Angka ini membuat Indonesia semakin menjauh dari kejaran Vietnam yang berada di posisi ketiga dengan 40 emas.
Pagi ini, pada laga final di nomor lightweight men’s quadruple sculls yang berlangsung di Thaland, pada Selasa (16/12), tim dayung putra Indonesia berhasil tampil cemerlang.
Tim yang diperkuat Ali, Ihram, Wudan, dan Ardi ini berhasil melesat untuk menjadi yang tercepat dalam laga final dan meraih medali ke-56 pada SEA Games 2025 lewat cabor dayung di nomor lightweight men’s quadruple sculls pada Selasa (16/12).
Sebelumnya Memo berhasil merebut medali emas SEA Games 2025 setelah jadi yang terbaik di nomor single sculls putra. Ini adalah emas ke-55 Indonesia di ajang SEA Games 2025.
Memo mampu menyentuh finis dengan catatan waktu 8 menit 10,247 detik. Ia cukup unggul jauh dari para pesaingnya asal Thailand dan Filipina yang finis di posisi kedua dan ketiga.
Sebelum Memo, Indonesia lebih dulu mendapatkan dua medali emas dari nomor Aquathlon putra dan putri untuk kategori team relay.
Wushu Juara Umum
Bintang utama Senin (15/12) kemarin adalah Tim Wushu Indonesia yang memborong 4 medali emas sekaligus. Keempat emas tersebut dipersembahkan oleh:
Tambahan ini membuat Tim Wushu Indonesia menutup kompetisi dengan status mentereng sebagai Juara Umum cabor wushu. Total mereka mengoleksi 5 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.
Capaian ini melampaui target awal (3 emas) dan menjaga tradisi emas seperti pada SEA Games 2023 Kamboja.
Rizki Juniansyah dan Rekor Dunia
Emas paling berkilau datang dari cabang angkat besi. Rizki Juniansyah, peraih emas Olimpiade 2024, tampil fenomenal di kelas 79 kg putra.
Ia tidak hanya meraih emas, tetapi juga memecahkan Rekor Dunia untuk angkatan Clean and Jerk (205 kg) dan Total Angkatan (365 kg). Rizki juga mencatatkan angkatan Snatch 160 kg.
Selain dominasi Wushu dan Angkat Besi, pundi-pundi emas Indonesia juga diisi oleh cabang olahraga lain:
Meski Indonesia tampil impresif, tuan rumah Thailand masih kokoh di puncak dengan total 292 medali (145 emas). Sementara itu, Vietnam (40 emas) dan Singapura (34 emas) terus berupaya mengejar di posisi tiga dan empat.
“Kalau mau berhasil kita harus kompak, jangan jalan sendiri-sendiri. Kalau kita lihat sampai prestasi hari ini sudah ada 56 emas, 65 Perak dan 68 perunggu,” kata Menpora Erick saat konferensi pers di Rumah Indonesia, Senin (15/12) malam.
Menpora Erick juga bertemu ketua umum cabor yang turun langsung mendukung perjuangan atletnya.
“Saya mengapresiasi KOI, CdM dan cabor yang benar-benar kita rasakan sebagai keluarga. Kita di sini kompak, saling mendukung, apalagi kalau pemimpinya ada di lapangan, apalagi ketua cabor yang menunggu para atlet berjuang. Kalau kita kompak, prestasi kita akan meningkat dan atlet atlet terbaik yang akan dikirim,” kata Menpora Erick.
Menpora Erick juga selalu memotivasi para atlet dengan menyampaikan pesan Presiden Prabowo yang ingin semua atlet berjuang untuk memberikan yang terbaik di ajang SEA Games 2025 Thailand.
“Bapak Presiden beberapa hari yang lalu menyampaikan pesan kepada seluruh kontingen, KOI, CDM, ofisial, dan terutama para atlet yang sedang berjuang. Pesan tersebut yakni Presiden ada bersama mereka, bapak presiden juga ingin prestasi olahraga kita meningkat,” kata Menpora Erick.
Klasemen Medali SEA Games 2025
- Thailand — 145 emas, 87 perak, 60 perunggu (Total 292)
- Indonesia — 56 emas, 65 perak, 68 perunggu (Total 189)
- Vietnam — 40 emas, 48 perak, 70 perunggu (Total 158)
- Singapura — 34 emas, 32 perak, 39 perunggu (Total 105)
- Malaysia — 26 emas, 28 perak, 80 perunggu (Total 134)
- Filipina — 25 emas, 38 perak, 80 perunggu (Total 143)
- Myanmar — 3 emas, 17 perak, 22 perunggu (Total 42)
- Laos — 2 emas, 6 perak, 16 perunggu (Total 24)
- Brunei — 1 emas, 3 perak, 4 perunggu (Total 8)
